40

471 55 7
                                        

Besoknya, keluarga Kim sudah berkumpul di ruang rawat Yeonjun, Jungkook juga sudah ada dirumah sakit bersama anak-anaknya.

Saat ini mereka tengah berkumpul di box bayi berisi bayi Yeonjun dan Soobin.

"Wahh lihat wajahnya mirip Yeonjunie, yak! Soobin kau bilang anakmu laki-laki tapi ini yang lahir kenapa perempuan! " Seru Seokjin marah ketika melihat cucunya berganti pakaian tadi yang mereka lihat jenis kelamin nya perempuan, padahal Soobin dengan jelas bilang setelah selesai operasi jika anaknya laki-laki.

"Hehehe, maaf Daddy soobin kira itu laki-laki semalam rupanya salah, dokter juga tidak bilang jika anakku laki-laki atau perempuan. " Ucap nya meringis.

Seokjin mendengus, lalu matanya melihat Jungkook dan Jinan yang sedang duduk di sofa tengah ngemil sesuatu.

Karena rindu semalaman tidak bertemu Seokjin pun menghampiri Jungkook duduk di samping nya lalu dicium nya manja suami gemes nya itu.

"Sayang sini Jinan Daddy gendong saja Kookie makan dulu. " Ucap Seokjin ketika melihat Jungkook kesusahan makan sambil gendong anak mereka.

Jungkook pun kemudian tanpa protes memberikan anaknya digendong sang Daddy karena susah gerak mau makan gara-gara  Jinan yang masih di gendongannya.

Seokjin menerima bayi umur satu bulan tersebut dengan hati-hati namun seperti tahu dirinya tidak lagi dipelukan sang Papa, Jinan malah nangis dengan suaranya yang kencang mengakibatkan anaknya Yeonjun terbangun kemudian ikut menangis juga.

"Aigoo kenapa malah nangis pas Daddy gendong sayang ututututu anak Daddy. " Seokjin mencoba menimang tapi Jinan tidak mau tenang juga, begitu juga Baby Kim yang ada digendongan Soobin yang tidak mau berhenti nangis.

"Ish, Daddy sini anak Kookie sama Kookie saja. " Jungkook selesai makan kemudian mengambil kembali Jinan ke gendongannya dan ajaib nya Jinan berhenti nangis, langsung tenang begitu hangat tubuh papa nya terasa mendekap nya dengan nyaman.

"Wahh apa ini, tumben sekali si bayik lupa umur itu bisa menenangkan anaknya. " Ujar Yoon-gi kagum.

"Kau terkejut? Lalu bagaimana aku Yoon, tumben Jinan nangis ku gendong. " Seokjin menimpali, ikut heran dengan anaknya itu yang biasanya juga nempel padanya tapi sekarang seperti tidak mau disentuh Daddy nya.

"Kan sudah kubilang, makin besar anakmu dia akan semakin jadi saingan mu untuk memperebutkan Jungkook, kau tidak lihat sifat kalian yang mirip itu sama seperti si kembar. " Ucap NamJoon ikut-ikutan pembicaraan kedua kakak nya.

mereka serempak melihat kearah Jungkook yang sekarang dikelilingi para anaknya menempel bak perangko tidak mau lepas.

Seokjin mendengus dengan matanya menatap penuh permusuhan pada bayi satu bulan dan para anaknya yang sudah nemplok di dada empuk kesukaannya itu.

"awas saja nanti kalian gak ku saih uang jaja beli susu." rapalnya dalam hati dongkol luar biasa.

Soobin yang merasa keteteran mendiamkan anak pertama nya dengan enteng memberikan sang anak pada Kakek nya.

"Cahh Daddy daripada gak ada yang diurusi mending urus anakku saja, aku mau mengurus Papa si bayi sekarang sudah waktunya Yeonjunie makan soalnya. " Ucap Soobin sembari memberikan bayi nya ke gendongan Seokjin.

Seokjin terima saja cucunya itu dengan senang hati, kebalikan dari Jinan justru anaknya Soobin makin anteng di gendongan sang kakek.

"Wahh cucuku pintar ya tidak seperti  para Paman nya. " Ujar Seokjin membuat Jungkook mendengus mendengar itu.

"Suka-suka kakek tuwa sajalah. " Gumamnya Jungkook lalu kembali fokus pada para anaknya yang sedang main dengan Jinan

sejenak hanya hening dikamar itu karena para penghuninya asik dengan kegiatan masing-masing, apalagi Seokjin yang seolah mendapat mainan baru, beliau begitu asik dengan cucunya karena anak-anak nya tidak mau dekat dengan nya, bahkan Jena dia ikutan oppa-oppa nya menempeli sang induk.

"jena-ya, lihat adik Jena cantik seperti Jena,ayo main sama Diddy sayang." ucap Seokjin mencoba mencari sekutu agar anaknya tidak sama Papa nya semua, Seokjin iri tuh sebenarnya karena 4 piyik nya yang menempeli Jungkook jadi dia tidak dapat space untuk mendekati si gemes kecintaan nya itu, makanya Seokjin ingin menyingkirkan satu persatu penghalang yang memisahkan dirinya dengan Jungkook nya.

Jena pun memperhatikan sang ayah kemudian buang muka, "Maa~~ dak! diddy lek! " ucapnya merajuk lalu makin menyamkan diri di samping sang Papa.

Jungkook menatap Jena malah mencibir. " huuu curang, Jena gitu ya lagi mara sama Daddy malah deket-deket sama Kookie, anak ciapa cihh imut angett taukk" ucap Jungkook dibalas kekehan imut ala Jena meskipun bayi itu tidak mengerti dengan kata Papa nya.

"sekarang Jena pilih Diddy atau Kookie?" tanya Jungkook lagi, maka dengan semangat Jena menjawab.

"MAMA!" Semua tertawa mendengar seruan balita umur 2 tahun tersebut.

"kalau gitu, pilih Mama atau Soobin Hyung?" seokjin ikut-ikutan menanyakan pilihan sang anak antara Papa atau Ayah angkat nya itu.

"Bin yung! Jun Paa." sekali lagi Jena memekik girang pilih Yeonjun dan Soobin membuat yang di pilih tertawa mendengar nya.

"Ihh Jena kok pintar sekali sih anak ciapa ini eoh." Seru Jungkook dengan gemas mencium pipi gemuk anaknya.

suasana disana kembali ramai karena celotehan dua bayik nya Seokjin beda generasi tersebut.

Yeonjun dan Soobun tersenyum melihat para anggota keluarganya yang terlihat bahagia bermain dengan Jinan dan anak mereka hingga kemudian Soobin menatap Yeonjun dengan senyum tampannya yang berhasil memikat hati Yeonjun untuk yang kesekian kalinya.

"Terima kasih sayang sudah memeberikan aku hadiah yang tidak ternilai harganya, terima kasih juga karena sudah mau berjuang melahirkan anak kita, saranghae Kim Yeonjun." Bisik Soobin mencium bibir Yeonjun dengan lembut namun perlahan tapi pasti ciuman itu berubah jadi lumatan yang sungguh seketika menaikan hasrat Soobin, jika tidak ingat waktu dan kondisi mungkin sudah Soobin hajar untuk produksi anak kedua mereka sekarang juga.

"unghhh" Oh tidak Yeonjun malah melenguh dan semakin membuat Soobin makin liar.

"Oh iya Junie, siapa nama cucu cantik Papa ini sayang? " Tanya Jimin akhirnya mengakhiri adegang suap-suapan bibir ala Soobin dan Yeonjun tersebut.

Memang tidak tahu tempat dua anak muda ini 😑😑

"Eoh hehehehe, namanya Kim Soo-yeon cantik kan. " Ucap Yeonjun terkekeh malu ketika semua atensi keluarga melihat kelakuan nya dengan Soobin.

"Eoh, cantik namanya serasi sama Soobin dan Yeonjunie, Kookie cukaaa, akhirnya Jinan punya adik perempuan ya hihihi. " Ujar Jungkook bersemangat.

"Bukan adik sayang, tapi keponakan Baby Jinan adalah pamannya Baby Soo-yeon. " Seokjin mengoreksi perkataan suaminya.

"Eung, terserah yang pasti Kookie tetap jadi Uncle! Gak mau jadi kakek! "

"Ndee Uncle Kookie.."

.....

tbc,,

Funny FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang