30

399 66 18
                                        

Seokjin dan Jungkook terlihat sedang cuddle di sofa ruang santai sambil menonton TV, tangan Seokjin terlihat sedang mengelus baby bump si Umil yang sudah mulai terlihat membesar di usia kandungan nya 5 Bulan.

Jungkook terlihat menikmati usapan suaminya pada perut buncit nya, mata bulat itu terlihat fokus pada adegan drama didepan nya.

"Daddy! Daddy! " Panggil nya pada sang Suami dengan semangat.

"Hmm apa sayang, Kookie mau sesuatu? " Tanya Seokjin.

"Ituuu polici nya lucuu Kookie mau lihat Daddy pakai baju polici Daddy ya ya. " Seru Jungkook menunjuk seorang polisi di TV.

Seokjin tertawa mendengarnya, "apakah nanti anak laki-laki Daddy ini mau jadi polisi eoh. " Ucap nya pada si jabang bayi.

Jungkook tersenyum kemudian menatap lugu pada Suaminya.

"Mau ya Daddy pleaseee, pake baju polici ya ya ya demi Baby Wolfy ya. " Mohon nya membuat Seokjin tidak bisa menahan gemas berakhir menciumi bibir tipis kesukaan nya.

"Oke baby, tapi besok ya Daddy kan harus pesan baju polisi nya dulu. "

Jungkook mendengar itu memekik senang kemudian memeluk tubuh suaminya.

"Maacih Daddy, Kookie wuv yuuu comad. "

"Nee Baby, Daddy Love you to. "

Sekarang beralih pada pasangan muda yang sedang ada dikamar.

Yeonjun duduk di kasur dengan bibir bebek yang terlihat maju, jangan lupa baju kebesaran yang di pakai melendung tanda jika bayi nya sudah mulai tumbuh dalam perut Papa nya.

"Sayang ayolah, apapun akan kulakukan asal jangan itu. " Ucap Soobin memohon.

"Tapi anak mu maunya begitu, lagi apa salahnya kalian kan sepupuan. " Jawab Yeonjun kesal dengan ucapan Soobin.

"Iya tapi untuk melakukan itu rasanya tidak pantas baby."

Mendengar itu Yeonjun pun menatap Soobin tajam membuat si pemuda tinggi keturunan Kim Seokjin itu mengkerut ketakutan.

"Aku hanya minta cium pipi Beomgyu apa yang salah dengan itu atau jangan-jangan kau memikirkan hal lain ya Kim Soobin? "

Soobin gelagapan, selama hamil Yeonjun memang sangat cemburuan, dia pergi kerja kadang Yeonjun minta ikut katanya untuk mengawasi Suaminya agar tidak menggoda sekretaris nya, makanya Soobin sempat terkejut Yeonjun tiba-tiba meminta Soobin mencium pipi Beomgyu didepan semua orang.

"Bukan begitu sayang, tapikan masa harus cium pipi si anak tengil itu, kau tahu kan dia tuh orang nya bagaimana dia tidak akan mau menuruti permintaan mu. " Ucap Soobin lagi.

Yeonjun buang muka dengan bibir cemberut parah.

"Oke, kalau gitu aku punya pilihan aku cium bibirnya Taehyunie atau kau cium pipi Beomgyu! "

Soobin menelan ludah susah payah, pilihan si manis terlalu susah, karena sama-sama bahaya bagi keselamatan hati nya yang mudah terbakar cemburu.

"Oke fine baby, aku akan cium pipi Beomgyu. " Ucap Soobin memilih mengalah.

Semoga saja adik sepupunya itu mau bekerja sama dan tidak minta apapun untuk jadi imbalan.

Mendengar jawaban suaminya Yeonjun dibuat senang maka langsung di hampiri Soobin kemudian mencium bibirnya.

"Muach makasih sayang, Yeonjunie dan Baby Kim sayang kamu. " Ucapnya, Soobin tersenyum lalu mengelus pipi Yeonjun.

"Sama-sama sayang apapun yang kau minta aku pasti akan lakukan bahkan untuk mencium anak jelmaan iblis itu (Beomgyu) "

Funny FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang