19

492 72 11
                                        

Setelah tadi keributan yang terjadi di restoran akibat tantrum nya Jungkook, Seokjin memutuskan untuk membawa semuanya pulang ke Mansion, dan mengabari Taehyung, NamJoon dan Yoongi untuk segera pulang.

Dan sekarang selesai makan malam mereka semua kumpul di Ruang Keluarga untuk membahas hamilnya Yeonjun.

"Jadi sudah berapa bulan Yeonjun hamil? " Tanya Taehyung syok setelah mendengar berita jika putra kesayangannya tengah hamil saat ini.

"Dua Bulan Appa. " Jawab Yeonjun dengan kepala menunduk takut.

"Aihhh aku akan menjadi kakek muda wahhh tidak sia-sia aku nikah muda dengan Jiminie dulu. " Ucap Taehyung kemudian memeluk anaknya bahagia.

"Jangan takut sayang, Appa tidak marah. Mana mungkin Appa marah jika anak Appa yang cantik ini sudah memberikan Appa kebahagiaan yang besar. " Ucap nya membuat Yeonjun menangis dalam pelukan Appa nya.

"Gumawo Appa, Njunie sayang Appa. "

"Jadi sudah berapa bulan kandungan nya? " Tanya Taehyung lagi sembari menghapus air mata Yeonjun.

"Ungg, 2 Bulan, sebenarnya Njunie terus merasa mual setiap pagi, belakangan ini, tapi Njunie fikir itu hanya asam lambung biasa, tidak tahunya saat diperiksa tadi kata dokter Njunie hamil. " Jelasnya membuat mereka disana mengangguk mengerti.

"Kalau begitu kita juga harus mempersiapkan pernikahan Yeonjun dan Soobin secepatnya, jangan sampai ini jadi membebani Yeonjun kedepannya karena status mereka belum sah. " Ujar NamJoon diangguki oleh Seokjin dan Taehyung.

"Soobin kau adalah anak Daddy yang paling besar, tanggung jawab mu akan bertambah setelah ini, apa kau siap memulai kehidupan berumah tangga mu dengan Yeonjun, Daddy tidak ingin kau seperti Daddy yang gagal satu kali saat berumah tangga. " Kini suasana tiba-tiba jadi dingin setelah Seokjin mengucapkan hal itu.

Soobin menelan ludah susah payah.

Teringat dulu sebelum orang tuanya, Seokjin dan Irene bercerai, Seokjin dan Irene kerap sekali berdebat hal yang tidak penting, hanya karena masalah sepele, yaitu Seokjin yang jarang pulang dan Irene yang tidak pernah mengerti kesibukan Seokjin.

"Daddy Aku adalah anak Daddy dan Papa Kookie, sudah berapa kali aku bilang jika Daddy tidak pernah gagal berumah tangga, karena nyatanya yang salah adalah Eomma, dan aku selalu menjadikan Daddy sebagai panutan ku, aku siap bertanggung jawab akan kehidupan Yeonjun nanti nya, aku akan menikahi Yeonjun secepatnya. " Jawab Soobin dengan tegas mendatangkan senyum bangga pada Seokjin dan Jungkook.

"Baiklah, itu artinya kau juga harus siap mengemban tugas kantor disela kesibukan mu di kampus, Daddy akan tempatkan mu di anak perusahaan Daddy untuk kau kelola dan kembangkan itu menjadi besar, Daddy percaya kau pasti bisa. "

"Terima kasih Daddy, sudah memeberikan Soobin kepercayaan yang besar ini. "

"Bagaimana jika pernikahan mereka kita lakukan seminggu dari sekarang, kalian harus menyiapkan semua acara nya dengan matang, oh iya Yeonjunie tidak boleh banyak kegiatan dulu, urusan pernikahan mu dan Soobin serahkan pada kami oke. " Yeonjun mengangguk paham dengan perintah Seokjin barusan.

"Dan bagaimana jika kuliah nya ditunda dulu sayang, Papa tidak mau kau stress karena tugas yang menumpuk, menjadi mahasiswa baru dengan kondisi mu saat ini akan sangat berbahaya nanti bagi kandungan mu, Papa tidak mau kejadian Papa terulang lagi kepada mu hingga Papa hampir kehilangan mu dulu. " Ucap JiMin berkaca-kaca.

"Papa jangan nangis hiks Njunie jadi ikut sedihh, Iya Njunie akan tunda kuliah dulu sampai baby nya lahir huweeee. "

Jimin dan Yeonjun pun berpelukan sambil menangis,

Funny FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang