31

208 38 3
                                        

2 Days Later

Setelah berhenti dari pekerjaannya, saat ini Ana tengah sibuk mencari pekerjaan di situs-situs lowongan kerja online. Ana berpikir untuk pindah dari kota Nijmegen karna dia ingin memulai sesuatu yang baru. Ana masih memikirkan kemana dia akan pergi antara Amsterdam atau Rotterdam. Ana melihat-lihat sekilas harga sewa apartemen di kedua kota tersebut dan harga keduanya sangatlah mahal karna kedua kota itu adalah kota besar di Belanda jadi baik harga sewa tempat tinggal maupun kebutuhan lainnya akan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kota-kota lain.

Ana mulai berpikir untuk mencari kota lain yang tidak sebesar dan seramai Amsterdam dan Rotterdam. Ana melihat-lihat beberapa referensi di internet mengenai kota kecil di Belanda dan dia mulai tertarik dengan kota Amersfoort. Kota itu memang tidak sebesar dua kota sebelumnya namun ketika Ana melihatnya di internet, dia merasa sedikit tertarik dengan kota Amersfoort.

Setelah cukup yakin, Ana mulai mencari lowongan pekerjaan yang berlokasi di kota Amersfoort dan kebetulan ada sebuah kafe di kota itu yang sedang membutuhkan pegawai dan untuk pekerjaannya sendiri akan di jelaskan nanti secara langsung oleh pemilik kafe. Ana mulai mempertimbangkan dan mencari lowongan pekerjaan yang lain.

2 Hours later

Setelah 2 jam mencari, Ana memutuskan untuk menghubungi kafe yang pertama kali dia lihat tadi. Ana mengirimkan CVnya melalui email, dia mencantumkan secara lengkap data dirinya beserta foto dirinya dan kini Ana hanya tinggal menunggu respon balik dari pemilik kafe tersebut.

Calvin's house

Elliot pulang sekolah dengan lesu, sudah dua hari ini pengasuhnya yang menjemputnya ke sekolah. Nyonya Darla tidak tau apa yang terjadi pada Elliot selama dirinya cuti bekerja. Anak ini selalu saja merasa sedih sejak pulang sekolah kemarin. Nyonya Darla menanyai Elliot mengenai apa yang membuatnya sedih dan Elliot bercerita jika guru favoritnya tidak mengajar kemarin begitu juga dengan hari ini.

Setelah bertanya-tanya kepada Elliot mengenai apa yang membuatnya sedih, Nyonya Darla mengajak Elliot untuk mandi dan setelah selesai dia membawa Elliot untuk makan siang bersama. Saat memasuki ruang makan, nyonya Darla sangat kaget karna Calvin sudah berada di sana dan makanan pun sudah tersedia.

"Sir, what are you doing here?" Tanya nyonya Darla.

"I'm here to have lunch with my Son." Jawab Calvin.

"Owh, okay enjoy your lunch Sir." Ucap nyonya Darla setelah mendudukkan Elliot.

"How's your day Bunny?" Tanya Calvin.

"Everything is good Daddy." Jawab Elliot.

"Why is your face gloomy?"

"Miss Ana, she didn't come again today."

"What do you mean Bunny?" Tanya Calvin tak mengerti.

"Since yesterday Miss Ana has not come to teach and new teacher teaches in my class." Jawab Elliot.

"Maybe she's sick." Ucap Calvin.

"I don't know Daddy but since i had a fight with Steve, Miss Ana doesn't want to be close to me anymore." Jelas Elliot.

"Who's Steve?" Tanya Calvin.

"One of students in red class." Jawab Elliot.

"Why are you fighting with him?"

"He made fun of me for not having mother so i hit him and tell him if Miss Ana is my mother."

Calvin sedikit terkejut dengan cerita Elliot, dia sama sekali belum mendapat kabar dari Ana setelah pertemuan terakhir mereka waktu itu. Setelah mendengarkan Elliot, Calvin mengatakan pada putranya itu untuk tidak khawatir. Calvin akan mencoba menghubungi Ana dan mencari tau apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya, apakah pertengkaran Elliot dengan temannya itu mengakibatkan masalah untuk Ana.

Wajah Elliot tampak sedikit gembira berkat kata-kata yang Calvin ucapkan. Mereka berdua melanjutkan makan siang mereka dan setelah semuanya selesai nyonya Darla menjemput Elliot untuk kembali ke kamarnya dan tidur siang. Calvin membereskan meja makan terlebih dahulu sebelum kembali ke ruang kerjanya. Dia memikirkan kembali cerita yang baru saja Elliot katakan lalu Calvin mengambil ponsel dan mencoba untuk menghubungi Ana.

Panggilan pertama terasa sangat lama, Ana tidak mengangkat teleponnya. Tak menyerah begitu saja Calvin pun mencoba menghubunginya sekali lagi namun masih tetap tidak ada jawaban dan akhirnya Calvin memutuskan untuk mengirim pesan kepada Ana. Saat dia hendak menulis pesan tersebut, Hugo datang untuk melaporkan pekerjaannya.

"Good afternoon Sir." Sapa Hugo.

"Yeah good afternoon Hugo, is there any update?" Tanya Calvin.

"Yes Sir, i submitted evidence to the Spanish police that the drugs consumed by Hernando didn't come from our casino and i have also given a warning to the head of the Tores Family not to interfere with our business anymore." Jelas Hugo.

"Then what about Hernando?" Tanya Calvin.

"Currently he is in prison and in the near future his case will be brought to court." Jawab Hugo.

"Okay good job Hugo thank you and i want to ask you for help."

"Yes Sir, please let me know."

"This is about Ana, can you check her condition?"

"Of course Sir, i'll do it now." Jawab Hugo.

"Thank you Hugo, you can go."

Hugo segera melakukan apa yang diminta oleh Calvin dan dengan pikiran yang sedikit khawatir, Calvin kembali mencoba untuk menghubungi Ana sambil berjalan menuju ke ruang kerjanya.

Ana's Apartment

Ana baru saja bangun setelah sekian lama dia tidak pernah tidur siang. Karna hari sudah sore, Ana memutuskan untuk mandi dan akan pergi ke supermarket untuk berbelanja bahan makan malamnya nanti namun sebelum itu Ana memeriksa ponselnya terlebih dahulu. Di lihatnya ada 3 panggilan tak terjawab dari Calvin, Ana juga mengecek pada pesan masuk dan Calvin juga yang mengirimkan pesan tersebut. Dalam pesannya Calvin hanya bertanya bagaimana kabar Ana, tidak ada hal lain jadi Ana mengabaikan pesan itu dan tidak membalasnya.

A few moments later

Ana memasuki supermarket bernama Albert Heijn dan pemandangan yang dia lihat pertama kali adalah stand buah-buahan. Begitu banyak buah segar tersedia hingga Ana bingung untuk memilihnya. Ana mengambil troli dan mengeluarkan buku catatan miliknya, sebelum berangkat tadi Ana sempat mencatat barang apa saja yang perlu dia beli. Ana sangat menyukai kegiatan belanja mingguan seperti ini karna baginya belanja kebutuhan yang dia lakukan saat ini merupakan healing untuk dirinya.

Setelah dia mengambil troli, Ana langsung menuju ke area lebih dalam supermarket namun ketika hendak berjalan maju, tiba-tiba seseorang memegang bahunya dan memanggil namanya.

"Miss Ana....."

Ana menoleh kemudian sedikit terkejut karna seseorang yang sangat dia kenal datang menghampirinya.

Ana menoleh kemudian sedikit terkejut karna seseorang yang sangat dia kenal datang menghampirinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Hugo Meijer (Hugo Meyer)
26 tahun
185cm
Personal Asistent and Bodyguard

Ps : Foto Sumber dari Instagram Enes Kocak aktor dan model asal Turki

The Verdonk's Secret LifeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang