Full Moon - 24

711 43 15
                                        

Beri aku kesempatan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Beri aku kesempatan. Aku ingin kamu merasakan cintaku.

🌕🌕🌕

Tidak ada manusia yang menginginkan bangun tidur dengan tubuh yang pegal-pegal. Karena seharusnya tidur menjadi cara seseorang untuk merilekskan tubuh hingga akhirnya terbangun dengan keadaan yang lebih segar. Akan tetapi itu lah yang dirasakan oleh Andrea saat pertama kali membuka mata pagi itu. Di sampingnya, Johnny masih berbaring menelungkup dengan wajah yang menoleh ke arahnya. Tampak damai dan tanpa beban. Seolah tadi malam ia bukanlah pelaku yang telah menyebabkan kekacauan di kamar mereka.

Andrea berusaha bangun dan duduk bersandar di kepala ranjang, mengamati kamar yang sangat berantakan itu dengan mata setengah tidak percaya. Salah satu sudut seprai tampak telah tercabut dari kasur dan menggumpal di dekat kaki Johnny. Sebuah bantal yang terlempar agak jauh di dekat sofa. Serta ujung selimut yang menjuntai ke bawah hingga menyentuh lantai. Belum lagi piring-piring dan gelas kosong bekas makan malam mereka tadi malam. Seumur hidupnya, Andrea belum pernah melihat kamar yang lebih berantakan dari ini.

Keinginan Andrea untuk merapikan kamar itu agaknya kalah dengan rasa pegal yang menyerang sekujur tubuhnya sekarang. Tadi malam, Johnny benar-benar menyerupai binatang yang kelaparan, bahkan pria itu tidak memberi Andrea jeda barang sebentar untuk memulihkan tenaga selepas mengalami puncak kenikmatan. Johnny terus menerkamnya, menjadikan Andrea sebagai mangsa yang ia terkam sepanjang malam.

Johnny sungguh kejam. Pria kejam yang seksi.

Andrea menyadari bahwa ia selalu menyukai tipe dominan yang mampu menguasainya. Tubuh dan pikirannya. Dan Johnny adalah satu dari sedikit pria yang mampu melampaui kriteria idealnya itu. Selain satu hal, ia tidak mencintai Andrea.

Rasa nyeri itu perlahan datang menghampiri, seolah mengingat Andrea bahwa ia tidak boleh terlalu senang dengan apa yang telah terjadi antara ia dan Johnny. Fakta bahwa pria itu tidak setia sudah ada di depan mata. Meski Andrea masih berakting tidak tahu, hal itu tidak bisa mengenyahkan kenyataan yang ada begitu saja.

Fakta itu akan terus mengikuti ke manapun Andrea pergi bersama Johnny.

Erangan beserta pergerakan yang terjadi di samping Andrea membuat dirinya menoleh. Wanita itu mengulas senyum saat menyambut Johnny yang perlahan membuka matanya, bangun dari tidurnya yang lelap.

"Selamat pagi, Pak Suami," sapa Andrea lembut, ia menyurai rambut panjangnya yang berantakan sebelum melanjutkan ucapannya. "Tidurmu nyenyak?"

Johnny tak menjawab dengan kata, melainkan dengan anggukan yang disertai mata yang terpejam. Pria itu beringsut ke arah Andrea, dan berakhir memeluk pinggang sang wanita yang masih ditutupi oleh selimut tebal.

Under The Full MoonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang