🌕𝑻𝒉𝒆 𝑭𝒊𝒓𝒔𝒕 𝑩𝒐𝒐𝒌 𝒇𝒓𝒐𝒎 𝑴𝒐𝒐𝒏 𝑺𝒆𝒓𝒊𝒆𝒔🌕
Warning : 🔞
Akibat sebuah perjodohan yang dipaksakan, Andrea Kartika Lapada harus menanggung rasa kesepian meski tinggal di rumah mewah bersama Johnny Soeseno, suaminya. Hari-harinya ter...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seharusnya kamu melihatku dengan benar, Andrea menatap Johnny dengan seluruh ketulusan yang ia punya. Berharap, bahwa nanti, suaminya akan mengerti siapa yang mencintainya dengan sepenuh hati.
🌕🌕🌕
Dentuman musik yang memekakkan telinga adalah pelarian terbaik bagi Sephia yang sedang dilanda kesal bukan main. Aroma alkohol yang bercampur dengan asap rokok telah menjelma menjadi teman baginya yang tak punya rumah untuk mengadu. Sekeras apapun ia mencoba untuk tidak memikirkan apa yang sedang terjadi, pada akhirnya ia tetap terjerumus di dalamnya. Memikirkannya tanpa henti hingga yang bisa ia lakukan adalah kembali mengenyahkan kesadaran lewat cairan pahit nan pekat yang telah ia pesan beberapa saat yang lalu.
Sephia baru mengetahui bahwa Johnny sedang pergi ke Bali bersama Andrea. Dan saat ia menanyakan alasan pria itu kenapa kembali mengunjungi Bali, dengan singkat Johnny menjawab bahwa ia harus mendatangi pernikahan kawan lamanya. Secara logika, Sephia memang tidak berhak marah atas apa yang sedang terjadi. Akan tetapi hatinya tidak bisa tidak kesal karenanya. Kenapa harus Andrea yang menemani Johnny pergi ke pesta itu? Kenapa bukan dirinya?
Tangan kanannya yang berhias kuteks marun itu meraih gelas wiski di depannya dan menyesapnya pelan. Sephia meraih ponsel yang tergeletak di atas meja bar dan membukanya. Dengan cekatan ia mengetik sesuatu di sana.
Sephia : Kamu ke Bali jangan lama-lama. Kalau aku horny pas kamu belum pulang gimana?
Tidak ada yang bisa ia lakukan selain memancing Johnny untuk terus memikirkannya. Sephia sudah hapal tentang pria itu. Selama ia mengenal Johnny, Sephia paham betul bahwa Johnny menyukai wanita yang nakal, wanita yang bisa memenuhi fantasi seksualnya yang sedikit di atas normal.
Mungkin bagi sebagian orang, seks hanyalah tentang menyatuan dua kelamin yang berlangsung di atas ranjang. Namun, bagi Johnny lebih dari itu. Baginya seks adalah bagaimana ia mendapatkan pengalaman erotis yang bermula pada khayalannya, yang kemudian direalisasikan bersama pasangan demi mendapatkan kepuasan yang ia inginkan. Maka dari itu, Johnny menyukai kata-kata kotor yang kerap tertulis pada pesan, foto-foto vulgar yang memancingnya untuk berfantasi, serta rayuan-rayuan nakal yang dapat memberi makan egonya. Dan Sephia dapat memenuhi semua kebutuhan itu tanpa kesulitan sedikit pun.
Tidak butuh waktu lama bagi Sephia untuk pada akhirnya mendapatkan jawaban dari Johnny. Wanita itu menyeringai saat membaca pesan tersebut. Di otaknya kembali terputar ide-ide yang mungkin akan membuat Johnny cepat kembali dari Bali dan segera menghambur ke dalam pelukannya.
Johnny : Main solo aja, tapi sambil bikin video dan kirim ke aku.
Sephia meletakkan kembali ponselnya. Kemudian meraih gelas wiskinya yang masih terisi oleh cairan cokelat itu dan dengan santai menggoyangkan gelasnya. Menciptakan suara khas dari es batu yang bertabrakan dengan dinding gelas.