63

326 23 14
                                        

Jangan berdiri sendirian di balkon rumah Yechan, sedangkan yechan dan yuri kini tengah pergi bersama woo bin untuk pergi ke mini market terdekat. "Sedang memikirkan apa?" Tanya hanni

"Eommonim" Hanni kini berdiri tepat disamping nya jaehan

"Jadi apa yang kamu pikirkan?"

"Aku... Hanya memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya"

"Tidak perlu khawatir... Semua orang yang menyayangi mu saat ini tengah melindungi dan berjuang untuk mu"

"....."

Hanni kini menatap kearah jaehan karena tidak mendapat kan reaksi apapun "jaehanni"

"Aku takut.... Eommonim" Hanni mengerutkan keningnya lalu kini seluruh tubuh hanni menatap kearah jaehan

"Apa yang kamu takut kan?"

"Bagaimana jika mereka terluka?" Tanya jaehan

Hanni tersenyum lalu menepuk pelan kepala jaehan "tidak perlu khawatir... Terluka hal yang sudah biasa, yang terpenting bagi kami semua... Jangan sampai kamu terluka lagi jaehanni"

Jaehan terdiam mendengar hal itu, "terimakasih eommonim"

Hanni lalu mengalihkan pandangan nya kearah luar "lagi pula kami semua tidak berani melukai mu... Karena dia sangat mengerikan saat marah" Ucap hanni

Jaehan mengerutkan keningnya dan mengikuti pandangan hanni yang melihat kedatangan yechan bersama dengan woo bin dan juga yuri

"Kamu tidak pernah merasakan kemarahan nya kan?"

"Pernah... Saat aku membohongi nya" Hanni menggelengkan kepalanya dan mengatakan jika saat itu Yechan tidak laj marah melainkan dia hanya kecewa karena kamu sudah membohongi nya

"Kamu pasti akan melihat bagaimana dia marah nantinya... Saat itu suasana menjadi tidak nyaman dan entah kenapa suhu ruangan tiba-tiba menurun saat yechan marah. Yechan marah dia tidka banyak bicara menggunakan mulutnya tapi dengan ini" Ucap hanni menujukkan kepalan tangan

Jaehan terdiam "apa yang eomma lakukan?" Tanya Yechan kini menatap kearah mereka berdua

"Tidak ada... Hanya menujukkan otot eomma pada jaehanni" Canda hanni

"Hyung... " Panggil Yechan kini berdiri di samping nya sembari memberikan sebuah kue strawberry

"Kesukaan hyung... " Ucap Yechan dengan senyuman

"Lebih baik eomma pergi... Dari pada jadi lalat disini" Goda hanni lalu pergi meninggalkan jaehan dan yechan berduaan

"Terimakasih... "

"Apa yang kalian bicarakan? Kelihatan nya serius?"

Jaehan menggelengkan kepala dan mengatakan jika saat itu hanni sedang menujukkan ototnya saja, yechan terdiam mendengar ucapan jaehan yang tidak masuk akal "benar kah... Ku kira eomma mengatakan hal yang aneh" Ucap yechan tersenyum

....

"Menyetir lah dengan baik... Jangan ngebut" Ucap hanni pada yechan

"Baik eomma"

"Jangan sampai menantu kesayangan ku terluka" Ancam Hanni menujukkan senyumannya

".... " Jaehan yang mendengar hal itu hanya diam sembari tersenyum

"Lalu kapan eomma pulang? Appa dan nuna sudah kembali ke Seoul kemarin malam"

IDOLWhere stories live. Discover now