ARANA 23

35 4 0
                                        

Paginya Baekhyun menjemput Arana untuk mengantarnya ke kafe, namun karena Baekhyun datang terlalu pagi, akhirnya ia harus menunggu Arana yang masih bersiap-siap
"kenapa pagi sekali, masih ada satu setengah jam lagi Baek" kata arana sambil memakai make up di wajahnya. Baekhyun yang sedari tadi melihatnya tanpa berkedip terpaksa ia cubit tangannya karna tidak memberi respon

"Baek..."

"iya sayang.." jawabnya sambil tersenyum, Arana mencoba meredam salah tingkahnya "kenapa pagi sekali, jam kerjaku masih lamaa"

"itu karna aku merindukanmu, sambil mencubit sebelah pipinya Arana, aku kangen tauu.." jawab Baekhyun gemas

"iiihhh..sakit" ia mengusap pipinya, sedikit mendramatisir akibat cubitan yang dibuat Baekhyun, juga untuk mengalihkan salah tingkahnya lagi, "tadi setelah mengantar eunhee, aku langsung kemari"

"lain kali aku ingin ikut mengantar eunhee, boleh? tanya Arana dengan antusias. "Tentu saja, Eunhee pasti senang diantar imo yang cantik ini" ucap Baekhyun sambil menoel pipi Arana

"gombal teruuus"

kini Arana sedang memakai liptint di bibirnya. "Apa itu rasa strawberry?" tanya Baekhyun, Arana mengangguk.

" boleh coba?"

Arana meyerahkan liptintnya, namun Baekhyun tidak menerimanya. "katanya mau coba?"

"tidak dari situ, tapi dari sini" Baekhyun menyentuh bibir Arana, pipi Arana merona, pria satu ini benar benar membuat Arana kelabakan, "tidak, ayo berangkat" Arana segera berdiri, Baekhyun pun hanya bisa memanyunkan bibirnya, saat hendak berbalik tangannya ditarik, lalu ia mendapat ciuman singkat dari Arana yang kemudian langsung berlari meninggalkannya

Baekhyun tertegun namun detik selanjutnya ia tersenyum, mendapat ciuman lebih dulu dari kekasihnya membuatnya melayang sesaat.

'ini lebih manis dari strawberry' gumamnya sambil menyentuh bibirnya.

.
.
.

Tak terasa hari sudah malam, saatnya untuk Arana pulang, ia sudah ditunggu Baekhyun yang sedang mengobrol dengan Chanyeol, setelah selesai bersih bersih, ia menghampiri mereka berdua, "sudah selesai?" tanya Baekhyun, Arana mengangguk "sudah". kemudian mereka berpamitan pada Chanyeol, "oppa, aku pulang dulu", "baiklah hati hati" ucap Chanyeol.

"mau mampir ke rumah?" tanya Baekhyun. "Apa boleh?" tanya Arana ragu, "tentu saja, siapa yang akan melarangmu", "baiklah aku mau, aku juga merindukan eunhee".

Sesampainya di rumah, Baekhyun memasukan sandinya, dan kemudian ia dan Arana masuk, kemudian dari dalam rumah eunhee berlari menuju Baekhyun. "jangan berlari sayang" sambil merentangkan tangan, Baekhyun menerima pelukan anak kesayangannya. "kenapa belum tidur?" Eunhee menggeleng, "eunhee tidak bisa tidur, appa.. paman jongin tidak pandai mendongeng". orang yang dibicarakan eunhee hanya menggelengkan kepalanya.

Baekhyun tertawa, "lihat, appa datang dengan Ara imo". "imooo..." eunhee berganti memeluk Arana.
"apa kabar sayang?" tanyanya sambil mengelus rambut eunhee.
"eunhee baik imo".
"ajak imo masuk dulu,sayang" ucap Baekhyun. "ayo imo". mereka berjalan ke arah ruang tamu, "mau minum apa,Raa?" tanya Baekhyun. "apa aja Baek"

Baekhyun pergi ke arah dapur mengambil minum untuk arana, sementara di ruang tamu, ada jongin, arana dan juga eunhee, "apa kabar Noona?"

"aku baik, apa kita pernah bertemu?" tanya Arana. Jongin mengangguk "kita bertemu di pantai saat itu, memang jarak kita jauh tapi aku mengenalimu Noona".

Arana ingat sekarang, saat itu Baekhyun menyuruh eunhee untuk menemui pamannya, "aku ingat" balas arana sambil tersenyum, "tapi bagaimana kau mengenaliku?

"Baekhyun Hyung, tidak ada hari tanpa dia menceritakan mu, sambil menatap eunhee yang sedang bermain dengan bonekanya, "dia selalu mengatakan kalau dia menyesal sudah menyakitimu noona, setiap hari dia mengatakan merindukanmu".

Arana tersentuh, matanya mengembun, ternyata tidak hanya dia yang menderita selama ini, tapi laki laki itu juga, "apa sekarang kalian kembali bersama?". Arana mengangguk. jongin tersenyum lega, "aku ikut senang mendengarnya Noona, semoga kalian selalu bahagia"

"apa kalian sedang membicarakan ku, daritadi telingaku berdengung" Baekhyun kembali dengan minuman dan beberapa camilan. "percaya diri sekali" jawab jongin. Baekhyun berdecih, membuat Arana dan jongin tertawa. mereka akhirnya mengobrol hingga jam menunjukan pukul  9 malam.

"eunhee, sudah malam, kau harus tidur sayang" ucap Baekhyun

"appa, eunhee ingin dibacakan dongeng Ara imo".
"tidak sayang, imo harus pulang". "appa eunhee mohon". melihat eunhee ingin menangis, Arana menjadi tidak tega, lalu ia meraih tangan Baekhyun,"sudah, tidak apa, aku akan menemaninya dulu.

"eunhee ingin Ara imo bacakan dongeng?". Eunhee mengangguk semangat "mau imo". "ayo, imo bacakan". Eunhee menggandeng tangan Arana menuju kamarnya.

setelah satu jam Arana tidak juga keluar dari dalam kamar, Baekhyun memutuskan untuk melihatnya ke kamar, benar saja ternyata Arana tertidur dengan posisi duduk dan kepala yang ia letakan di kasur eunhee. Baekyun tersenyum, ia masuk dan membelai rambut Arana.
Merasa ada sentuhan pada rambutnya ia pun terbangun, Arana kaget melihat Baekhyun didepannya. "maaf Baek, aku tertidur".

"tidak apa, kau mau tidur disini, diluar sedang hujan deras".
"benarkah?" tanya Arana
"hmm.." baekhyun menyelipkan rambut kebelakang telinga Arana "tidurlah disini dengan eunhee, aku berjanji tidak akan macam macam", Arana mencubit perut Baekhyun "awas saja berani macam macam"

Baekhyun tertawa pelan, senang sekali bisa menggoda gadisnya. Baekhyun membantu Arana memakai selimut, "tidurlah, aku akan kembali ke kamar". Arana mengangguk, Baekhyun beralih mencium kening eunhee, lalu mencium kening Arana  "selamat malam, sayang".
"selamat malam, Baek"

Keluar dari kamar, Baekhyun kaget karna ada jongin di depan "yaa. kenapa kau disini, ucap Baekhyun sambil berbisik"

"tidak ada, aku hanya sedang menonton drama romantis" ucap jongin sambil senyum tiga hari.

mereka berjalan menuju ruang tamu, "aku ikut bahagia kalian kembali bersama Hyung, setelah ini jangan sakiti dia lagi" ucap jongin.

Baekhyun mengangguk "aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menebus kesalahanku di masa lalu, aku akan berusaha untuk membuatnya bahagia".

Sementara, dibelahan bumi lainnya, Oh Sehun sedang duduk di balkon apartemennya, ia tau bahwa Arana sudah kembali bersama orang yang sangat dicintainya, ya, Chanyeol memberitahunya kemarin, ada sedikit nyeri dihatinya, tapi melihat gadis yang dicintainya bahagia, maka Sehun akan berusaha menerimanya "semoga kau selalu bahagia Rana-yaa" ucapnya  sambil menatap langit.

Annyeong...
Apa kabar semuaa..
Semoga masih nunggu cerita ARANA yaaa...

Jangan lupa tinggalin jejak, pojok kiri bawah ada bintang, boleh banget di tap, makasiiiih.. ❤️

ARANATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang