17

1.3K 63 7
                                        

Jaehyun kembali melirik Taeyong yang sedang duduk di depan meja rias entah apa yang dia lakukan, tidak terhitung berapa produk yang dia pakai ke wajahnya bahkan ini sudah hampir satu jam Taeyong duduk di sana dan dia belum selesai juga. Jaehyun sudah tidak heran karena hampir setiap malam seperti itu sebelum dia tidur.

"Bubu?" Panggil Jaehyun.

"Hmm?" Balas Taeyong sambil melirik sang suami dari pantulan cermin.

Ada jeda sebentar karena jujur Jaehyun juga sedikit takut membicarakannya.

"Kenapa?" Tanya Taeyong karena Jaehyun hanya diam saja.

"Aku mau bahas tentang Jeno."

"Jeno? Dia pergi besok kan? Kamu udah bantu dia siapin semuanya?"

"Aku liat Wonbin sama Jeno udah baikan, tadi kita ngobrol bareng di kamar Wonbin."

Taeyong yang mendengar itu langsung menghentikan aktivitasnya lalu berbalik menghadap sang suami, "terus?"

"Kamu tau kan sebelum kamu dan Wonbin dateng ke hidupku aku cuma punya Jeno?"

"Langsung keintinya pa."

Jaehyun menghela nafasnya, "aku sering keluar kota bahkan keluar negeri sampai berminggu-minggu tapi aku belum pernah jauh dari Jeno -

"Langsung keintinya." Sela Taeyong.

"Jujur aja aku belum siap kirim Jeno ke London apalagi sampai menetap di sana, ternyata aku gak setega itu dan aku gak sekuat itu."

"Jadi kamu mau Jeno tetap disini?"

"Ya, kasih dia kesempatan lagi aku yakin Jeno gak bakal ngulang kesalahan yang sama. Kamu pernah bilang setiap manusia punya kesempatan kedua untuk berubah, aku belajar dari kamu."

"Tapi kamu tau kan apa yang Jeno lakuin ke Wonbin? Anak aku, adik tiri dia."

"Iya aku tau bahkan Jeno sampai berlutut di kaki kamu, aku belum pernah liat Jeno kayak gitu bahkan sama aku ayahnya. Jeno sangat menyesali perbuatannya."

"Tapi kalo Jen-

"Aku yang bakal tanggung jawab, aku jaminannya kalo Jeno sampai mengulangi kesalahannya lagi, bebas kamu mau lakuin apa aja ke aku, kalo kamu mau cerai dan semua harta aku buat kamu aku pasrah, aku kasih semua ke kamu." Jaehyun berucap seperti itu karena dia yakin dan percaya kalau anaknya tidak mungkin mengulang kesalahannya kembali.

Taeyong menghela nafasnya, ini cukup berat untuk dia meskipun ada sedikit kata maaf untuk Jeno di hatinya. Dia terlalu takut, selama ini Taeyong benar-benar menjaga anaknya tapi dia kecolongan sama anak tirinya sendiri yang pernah Taeyong percaya untuk menjaga anaknya dan ternyata kepercayaan itu sendiri yang merusak anaknya.

"Sekali ini tolong percaya sama aku dan Jeno."

"Oke, aku kasih satu kesempatan lagi untuk Jeno tapi dengan satu syarat."

"Apa?"

"Jeno gak boleh deket-deket sama Wonbin, harus ada jarak diantara mereka berdua."

Apa Jeno bisa? Sedangkan di dalam perut Wonbin ada anaknya, pasti Jeno akan selalu berusaha berada di samping Wonbin dan siaga selalu ada untuk Wonbin.

"Gimana?"

"Aku kurang setuju sebenernya."

"Apa?!"

"Tenang dulu, kamu tenang dulu jangan marah-marah dulu." Jaehyun langsung panik begitu nada bicara Taeyong meninggi.

"Mau gimanapun Jeno sama Wonbin itu adik kakak, terlihat aneh kalo mereka berdua jaga jarak kayak ada tembok tinggi diantara mereka, lama-kelamaan mereka berdua bakal canggung dan kembali asing."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 09, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

STEP BROTHER [Jeno x Wonbin]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang