Chapter 16

7 6 0
                                        

BUKAN BONEKANYA, TAPI KAMUNYA

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

BUKAN BONEKANYA, TAPI KAMUNYA

°°°

Langkah kaki mereka berdua menyusuri jembatan kayu kecil di antara pepohonan tinggi. Daun-daun hijau bergoyang ringan ditiup angin sore, menyisakan bayangan teduh yang menari di tanah. Zeline tampak tenang dalam balutan dress putihnya yang sederhana, rambut panjangnya tergerai rapi, bergelombang halus hingga pinggang. Ia melangkah pelan, lalu tiba-tiba berhenti.

Seekor kucing putih-abu tidur malas di sisi jalan setapak, meringkuk seperti gumpalan awan kecil di tengah hijaunya alam.

"Eh... Gemesss..." bisik Zeline pelan sambil jongkok, tangannya mengusap pelan perut si kucing. Senyumnya mengembang, matanya bersinar lembut.

Gavin yang sedari tadi berjalan di belakangnya, langsung berhenti. Ia melihat gadis itu dari sudut matanya, dan tanpa suara ia keluarkan ponselnya dari saku.

Klik.

Ia memotret diam-diam.

Ia memotret diam-diam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Cr: Pinterest

Klik.

Satu lagi. Matanya tak lepas dari Zeline yang tertawa kecil ketika si kucing menggeliat manja.

Wajah Gavin ikut melunak. Ada kehangatan yang sulit dijelaskan saat melihat Zeline begitu polos dan tulus pada hal kecil seperti ini.

Zeline masih asyik mengelus si kucing tanpa sadar.

Klik.

"Liatin apaan sih?" tanya Zeline pelan, masih fokus sama kucing, tapi ngerasa ada yang aneh. Ia ngintip ke belakang.

Gavin buru-buru sembunyiin ponsel ke belakang badannya. "Eh? Gak, nggak ngeliatin apa-apa."

Zeline nyengir, curiga. "Tadi ada suara kamera deh. Kak, kamu... motret aku ya?"

Gavin ngelirik pelan, nahan senyum. "Enggak tuh. Mungkin suara ranting jatuh."

Zeline berdiri pelan, nyempil di depannya. Matanya menyipit sok galak. "Kamu motret aku ya? Iya kan? Ngaku nggak mau aku grepe-grepe kucing ini terus!"

FOREVER MINE (ON GOING)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang