Chapter 15

7 6 0
                                        

DALAM HAL-HAL KECIL

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

DALAM HAL-HAL KECIL

°°°

Hujan mengguyur kota sejak sore tadi. Suaranya menari pelan di luar jendela apartemen Gavin, menyatu dengan kehangatan lampu dapur yang temaram. Di meja putih itu, sepiring kue gulung lembut dengan topping stroberi tersenyum manis, seperti mengerti suasana hati dua insan yang tengah sibuk dengan kesederhanaan yang mereka ciptakan bersama.

Zeline berdiri di depan panci kaca berisi sup kaldu yang mengepul hangat. Tangannya menggenggam centong, sementara satu tangan lainnya menahan tutup panci dengan sarung tangan oven bermotif polkadot hijau. Matanya menatap serius ke dalam panci, mencoba mengingat dengan cermat setiap langkah yang dia pelajari dari catatan Bunda semalam.

Di sebelahnya, Gavin tersenyum melihat Zeline dari samping. Ia mengenakan sweater hitam dan sarung tangan plastik bening di tangan kanan, siap menyusun dessert yang mereka buat bersama tadi siang. Tapi tatapannya tak bisa lepas dari Zeline, kini berdiri di dapurnya, mencoba memasak dengan segenap hati.

 Tapi tatapannya tak bisa lepas dari Zeline, kini berdiri di dapurnya, mencoba memasak dengan segenap hati

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Cr: pinterest

"Aromanya udah mulai mirip kayak yang aku bikin biasanya," gumam Gavin sambil menyodorkan piring kecil berisi cake stroberi yang baru ia susun rapi.

Zeline menoleh sejenak, tersenyum kecil dengan pipi yang memerah karena uap dan mungkin juga karena Gavin.

"Serius? Kamu enggak cuma ngehibur kan?"

Gavin tertawa kecil, lalu meletakkan piring di meja.

"Kalau mau ngehibur, aku nggak bakal bohong soal makanan. Tapi beneran, Zel. Kamu makin jago. Mungkin sebentar lagi aku bisa pensiun jadi chef-nya kamu."

Zeline terkekeh pelan, lalu kembali fokus mengaduk supnya perlahan.

"Dulu aku kira masak itu ribet banget. Tapi semenjak aku belajar, ternyata... ya, masih ribet sih. Tapi lebih nyenengin kalau ada kamu yang ngawasin."

FOREVER MINE (ON GOING)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang