24.

86 3 1
                                        

Hallo semuanya !

Apakabar?

Jangan lupa divote dan dikomennya!

Selamat membaca ✈️

Selamat membaca ✈️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

♡♡♡♡♡

Hari ini langit sangat cerah, menyinari bumi ini sangat panas. Jadwal hari ini ia akan terbang kesalah satu kota. untuk tentang tes kehamilan, dirinya ternyata belum siap. Sehabis pulang dari pekerjaan hari ini dirinya bertekad untuk tes. Perjalan kerja dikota ini sangat ia menikmati, hari ini Shakilla sedikit bawel.

Waktu sudah sore, Keyra mampir sebentar kerumah orang tuanya. Dirinya rindu dengan masakan Bundanya.

"Bunda hari ini masak apa?" Keyra melangkahkan kaki kearah dapur terlihat dari belakang Bundanya serta ada Bibi Jum yang ikut membantu.

Bunda Nabila orang tua Keyra, menoleh ternyata ada sulung yang sudah sampai. Memang Keyra mengabari Bundanya terlebih dahulu untuk kerumahnya, takutnya Bunda Nabila lagi tidak ada di rumah.  "Kamu sudah sampai, sini kamu bantuin Bunda. Kamu kam bisa masak juga."

"Bunda masak ikan bakar kesukaan kamu." Lanjutnya dan melanjutkan memasaknya.

"Aku mau kekamar Naya deh, Naya ada kan?" Yang melangkahkan kaki ke anak tangga, mendengar jawaban Bundanya langsung pergi ke kamar Naya, sang adik.

Adiknya kini sudah sangat sibuk di perkuliahan dan dipertemanan. Sudah jarang sekali adiknya ini ke rumahnya.

Tok ... tokk

"Naya, kakak boleh masuk?" Keyra mengetuk pintu kamar Naya, yang didalam menyauti suara sang kakak.

Keyra masuk kedalam kamar adiknya ini ternyata sangat berantakan, adiknya sedang mengerjakan tugas kuliahnya. Keyra duduk disamping ranjang Naya.

"Kamu katanya putus sama Rehan?" Keyra langsung to the point menanyakan tentang hubungan sang adik.

Naya yang sedang ada dimeja belajarnya langsung menoleh, darimana kakaknya tahu ia putus dengan Rehan? Sepertinya Bundanya lah yang bilang ke kakaknya. Dirinya belum cerita kekakaknya. "Kakak tau dari mana? Aku belum cerita."

"Pasti Bunda deh yang cerita, iyakan?" Naya menanyakan itu, dan melanjutkan lagi mengerjakan tugas.

Keyra hanya mengangguk, "Bunda tiba tiba langsung cerita aja gitu. Bukannya kamu mau kejenjang serius? Apa Rehan selingkuh?" Tebak keyra, melihat jawaban adiknya diam saja. Dirinya tidak mau melanjutkan pertanyaan tentang Rehan.

Keyra melangkah kakinya ke Naya dan menggelus pundaknya seperti memberi kekuatan buat Naya.  "Udahlah gausah bahas dia, kalau emang jodoh kamu nanti dia balik lagi. Kakak gabisa lama lama disini, kamu kalau mau cerita atau bosen dirumah, kerumah kakak aja."

●●●●●

Menghabiskan waktu yang lumayan singkat bersama Bunda, Ayah, dan adiknya. Dirinya kembali semangat.

Azka belum pulang dari pekerjaannya, kemungkinan 2 hari lagi akan pulang. Sebelum Azka tiba dirumah. Ia teringat janji kepada dirinya untuk melakukan tes, beranjak dari duduknya melangkahkan kaki ketoilet.

Dirinya tidak berani melihat hasilnya, mengambil nafas yang panjang dengan mata yang terpejam, membuka mata perlahan lahan dan melihat ke alat tes tersebut. Sangat terkejut dengan hasilnya disana tertulis "pregnant" dengan mata yang sedikit melotot dan bibir terbuka ditutup dengan satu tangan. Dirinya tidak menyangka hasilnya positif.

Ia akan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan untuk lebih tahu keadaan calon bayinya besok. Ia tidak akan mengabari siapapun, dirinya akan kasih kejutan ke semua orang. Orang pertama yang ia akan kasih kejutan adalah Azka.

Pagi hari ini ia akan pergi ke dokter obsgyn sendiri, ia sudah izin ke Azka membawa mobil sendiri dengan alasan pergi ke mall. Sebenernya gak alasan juga sih pergi ke mall abis dari dokter ia akan ke mall.

Tiba dirumah sakit sekarang Keyra sudah didepan ruangan pemeriksaan kadungan. Menunggu ia dipanggil, jatung Keyra deg deg'an.

Namanya dipanggil oleh suster dirinya  dipersilahkan masuk kedalam ruangan.  Duduk dihadapan dokter membuat tangan Keyra semakin dingin dan deg deg'an.

Kebetulan sekali dokter yang periksa dirinya seorang wanita bernama Dokter Rahma, awal perbincangan dengan dokter Rahma deg deg'an tapi mengalir pembicaran ia mulai agak sedikit santai.

Ia dipersilahkan menaiki ranjang pasien untuk melakukan USG. Dilayar sana sudah terlihat ada baby yang masih sangat kecil. Untuk detak jantungannya belum bisa di dengar. Belum dengar detak jantungnya saja Keyra sudah terharu mengeluarkan air mata.

Dokter Rahma menjelaskan adik bayi yang ada dalam kandungannya itu berusia 7 weeks. Dokter Rahma bilang kepada dirinya beberapa minggu balik lagi untuk check lagi dan akan bisa mendengar detak jantung adik bayi.

Keyra tidak sabar mendengar detak jantung adik bayi, dan ia juga tidak sabar kasih kejutan ke orang terdekatnya terutama suaminya itu, Azka. Tidak sabar melihat ekspresi dari dia.

Sebelum pulang kerumah ia mampir dulu ke mall, izin yang tadi ia pakai untuk ke mall. Ia pergi ke markertnya kali ini kepingin sekali makan buah starwberry.

Setelah setengah hari berada di luar, ia akan berada dirumah saja hari ini. Tidak pergi kebutik.

Menikmati sore hari ditaman belakang rumahnya, sekarang menjadi favorit dirinya untuk bersantai menikmati angin sepoy sepoy.

Langkah kaki seorang terdengar ditelinga Keyra, Bi Marni menghampiri dirinya. "Non Keyra, makan malam mau dimasakkin apa? Biar saya segera buatkan non."

"Bi Marni, saya boleh ikut bantuin masak?" Keyra menoleh ke Bi Marni bertanya tanpa ragu.

Bi Marni menggeleng dengan cepat, "gausah Non, biar saya aja yang masak. Non tinggal duduk saja."

"Udah gapapa Bi. Keyra juga udah lama gak masak." Tanpa menunggu ucapan Bi Marni Keyra bangun dari duduknya melangkahkan kaki ke arah dapur.

"Hati-hati ya non, Bibi yang deg degan. Takut dimarahin tuan, kalau sampai tuan tau."

"Azka jangan sampai tau, Bi."

"Tapi kalau Azka tau, gapapa juga. Nanti saya yang bilang. Tenang aja Bi." Lanjutnya yang tetap fokus sedang memotong sayuran.







♡♡♡♡

HALLO!!

Gimana kabar kalian?

NEXT ??

Jangan lupa divote dan dikomen ya!

Sampai jumpa di chapter selanjutnya!

Terimakasih ♡


Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 29, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MY HUSBAND IS PILOT (On Going)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang