MY HOME (PART 2)

50 8 0
                                        

HAPPY READING

📑

(20) Bukti

📑


"Jadi... ini filenya?" Ucap seorang pria dengan setelah jas rapi yang kini duduk di ruang kerjanya, di tangannya yang berhias cincin perak itu tengah memegang sebuah memori card yang ia dapatkan dari seorang yang telah ia bayar secara khusus untuk file yang ia inginkan.

"Eumm... yang ku dengar seperti itu," jawabnya menatap dengan penuh keyakinan

"Ada yang lain? Aku tak ingin ada sisa... tolong pastikan... semuanya benar-benar bersih," ujarnya yang lantas mendapatkan jawabannya yang cukup membuatnya puas.

"Baiklah... pergilah ke jembatan Jamsu, ada mobil berwarna silver yang akan menunggumu dan di bawah kursi samping kemudi.... bayaranmu ada di sana," ujarnya dan sesaat kemudian orang kepercayaan nya itu pun segera membungkuk dan berlalu pergi untuk menjalankan perintahnya.

Pria itu tersenyum tipis di balik jendela saat melihat orang itu berlalu pergi dengan menggunakan sepeda motornya, ia berbalik dan segera menelepon nomor tujuannya sambil menatap memori card yang kini berada di tangannya.

"Sudah ku dapatkan... sisanya terserah padamu... tapi ingatlah... bersihkan remah-remahnya," ujarnya segera mematikan telfon lalu menyimpannya di laci meja kerja dengan senyuman yang terus mengembang di wajahnya.


.

📑

.


"Hyung, kau sudah bangun?" tanya Hanbin dengan antusias membuka pintu kamar Jiwoong dengan senyuman cerah  di wajahnya.

Namun senyuman itu tak bertahan lama dan di gantikan dengan ekspresi bingung di wajahnya, di sana Jiwoong tampak terduduk di ranjang membelakanginya dengan tangan kanannya yang kini memegang ponsel dan tangan kirinya mencengkram erat selimut yang kini tengah di pakaiannya.

Disisi lain tampak Gyuvin yang juga menatapnya dengan ekspresi yang sulit di tebak namun ia hanya menggelengkan kepala seolah meminta Hanbin untuk tidak berbicara apapun saat ini. Seolah mengerti maksud gerakan Gyuvin padanya Hanbin pun dengan segera dan berhati-hati keluar dari kamar dan menutup pintu depan sedikit was-was.

Hingga akhirnya sesaat setelah pintu tertutup Hanbin dikagetkan dengan teriakan nyaring di dalam kamar yang ia yakini itu suara Jiwoong.

"Sepertinya tidak untuk sekarang," gumam Hanbin segera melarikan diri menuju kamarnya dan segera mengunci pintu dari dalam.

Waktu berlalu hingga akhirnya siang hari Hanbin kembali keluar dari kamarnya dan dapat ia lihat Jiwoong yang kini terduduk di sofa depan tv dengan secangkir kopi di tangannya. Hanbin menghela napas sebentar lalu segera menghampirinya dan duduk di sebelah Jiwoong.

"Hyung... kau baik-baik saja?" tanya Hanbin dengan sedikit berhati-hati, Jiwoong menatapnya bingung namun menjawab pertanyaan ini dengan sederhana "Eumm,"

Hanbin mengangguk mengerti lalu kembali menatap Jiwoong yang kini tampak kembali terpokus pada tv di depannya yang lantas membuat Hanbin ikut menatap tv yang kini menayangkan sebuah berita yang cukup mengejutkan.

"Jenazah? Ahhh... akhir-akhir ini manusia semakin menakutkan saja," gumam Hanbin yang lantas menarik perhatian Jiwoong padanya. Jiwoong tersenyum kecil lalu berkata sesuatu yang jelas membuat Hanbin terkejut.

MY HOME Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang