SEASON II : 9

863 34 3
                                        

Selamat membaca





Pagi telah tiba. Matahari yang tertidur mulai bangkit dari tidurnya menyinari kedua sejoli yang sedang tidur sembari memeluk satu sama lain tanpa pakaian apapun.

"Nghhh"

Luke membuka matanya. Hal pertama yang ia lihat adalah dada bidang milik seseorang. Ia mendongak dan melihat wajah tenang Kenrick dengan telinga serigala yang pernah ia lihat sebelumnya.

"Akhhh" rintih nya pelan ketika ia ingin bangkit dari tidurnya

Rintihan itu mengusik Kenrick yang membuatnya terbangun. Ia memeluk erat tubuh Luke dan mencium keningnya.

"Aku masih ngantuk, jangan kemana mana" ujarnya dengan suara serak dan berat

"Mulai sekarang, kamu milikku" ujar Kenrick mutlak

Luke yang berada di dekapannya seketika pipinya memanas. Ia menelusupkan wajahnya di dada kekar milik Kenrick dan membalas pelukannya. Kenrick tentu saja tersenyum senang.

Disisi lain, Juan, Naren, Melvin dan ayah Luke dibuat terkejut dengan kehadiran Logan, kakak Luke.

"Kenapa kesini?" tanya ayahnya

"Mau jemput ayah, disuruh papi" ujar Logan

"Adik kamu belum bangun"

"Yaudah biar kakak aja yang nungguin"

Ayahnya hanya mengangguk saja. Ia lalu berpamitan dan keluar dari sana. Logan langsung dipersilahkan duduk di ruang tamu sembari menunggu adiknya bangun.

Sedangkan Luke, ia malah melanjutkan tidurnya dengan bermesraan bersama Kenrick di kamarnya. Hingga hari menunjukkan pukul 10 pagi. Kenrick bangun lebih dahulu.

Ia mengelus punggung Luke. Luke tentu saja terbangun dan sedikit menggeliat di dekapan Kenrick. Setelah mengumpulkan nyawanya, ia membuka matanya dan mendongak.

"Pagi"

"Pagi sayang" jawab Kenrick dengan senyumannya

Kenrick menunduk dan mencium bibir Luke singkat. Setelah itu ia duduk dan bersandar pada headboard. Lalu ia angkat tubuh Luke untuk bersandar pada dirinya juga.

"Aku cinta sama kamu, aku sayang sama kamu, aku tau ini terlalu mendadak. Tapi, kamu mate sepanjang hidupku" ujarnya

"Aku gak akan menolak takdirnya" ujar Luke

"Pelan pelan aja, aku gak masalah asalkan kamu menerima. Dan, kamu gak salah jadi omega"

Luke menatap Kenrick. Kenrick membalas tatapan itu menggenggam tangan Luke. Ia usap punggung tangan itu dan ia kecup.

"Kamu berubah itu gak salah, bahkan itu bukan penyakit juga. Kamu berubah demi kebaikan kamu juga, kamu tadi malam kalau masih alpha, pasti akan lebih sakit lagi" ujarnya

Luke hanya mengangguk. "Mau mandi"

"Aku bantu" ujar Kenrick sembari menggendong Luke ke kamar mandi


1 jam kemudian, Luke dan Kenrick akhirnya turun dan menghampiri Logan yang sudah menunggu mereka di ruang tamu.

"Kakak..."

Luke turun dari gendongan Kenrick dan Logan langsung memeluk nya. Ia mengusap juga punggung sang adik. Saat ia hirup bagian leher Luke, ia dapat mencium juga, feromone alpha milik Kenrick.

"Kakak gaakan marah, asalkan kamu bahagia, kakak juga bahagia" ujarnya

Logan masih memeluk Luke erat, seolah berusaha menyalurkan seluruh kekuatan dan kasih sayang sebagai kakak. Luke membalas pelukan itu pelan, dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

It's Mine | ABOCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang