Selamat membaca
Kenrick hanya memperhatikan saja. Setelah ia selesai, ia langsung mengambil tasnya dan berjalan keluar. Saat ia keluar, ia melihat seseorang yang tak asing di matanya.
"Bang Logan?"
Yang disapa pun menoleh dan melambaikan tangan pada yang menyapa. Kenrick pun bergegas mengambil motornya dan menaiki nya menuju Logan yang berada di depan gerbang.
"Ngapain bang?"
"Nungguin kakak kamu"
"Ngapain?" tanya Kenrick makin keheranan
"Mau nganter dia, udah sana,.kamu juga pengen nganter Luke kan"
"Iya, yaudah duluan bang ya" ujar Kenrick sembari menyalakan mesin nya
Setelah Logan mengangguk, Kenrick pun pergi dari sana menuju kediaman keluarga sang pacar. Sesampainya di sana, ia dibukakan gerbang oleh satpam dan ia langsung masuk.
Ia pun mengetuk pintu dan masuk ke dalam setelah mendapat izin. Terlihat sang kepala keluarga beserta istrinya sudah duduk di ruang makan menyantap sarapan mereka. Kecuali satu, tak ada Luke.
"Luke nya ada tante?"
"Masih tidur tuh, coba ke kamarnya, tau kan?" tanya Evan yang dibalas anggukan oleh Kenrick
Kenrick melihat jam tangannya sebelum ia memasuki kamar Luke, terlihat jam menunjukkan pukul 05.46. Ia pun membuka pintu kamar dan melihat sang pacar masih tertidur pulas diatas kasur yang empuk. Ia tersenyum lalu menghampirinya.
Ia menepuk nepuk pelan pipi Luke dan mengusapnya perlahan. Luke mulai membuka matanya dan melihat Kenrick yang ada di sana. Ia menggeliat lalu memeluk pinggang Kenrick dan menyembunyikan wajahnya di paha sang alpha.
"Unghh masih ngantuk"
"Bangun dulu, nanti telat ke sekolahnya"
Merasa tak ada jawaban, Kenrick mengangkat tubuh Luke dan ia bawa ke atas pangkuannya. Ia lalu memeluk tubuh itu dan mencium bibir nya berkali kali.
"Belum sikat gigi Ken" rengeknya
"Gapapa, udah sana mandi, aku tungguin" ujar Kenrick
Luke mengangguk pelan. Ia lalu beranjak dan pergi ke kamar mandi. Setelah kepergian Luke, Kenrick menyiapkan seragam Luke dan mengatur tas miliknya.
Disaat ia tiba di meja belajar nya, ia melihat ada banyak sekali catatan yang dibuat oleh nya. Ia tersenyum dan berniat akan membelikan sesuatu untuknya nanti.
Tak butuh waktu lama, Luke keluar dengan handuk yang melilit pinggang nya. Tatapannya bertemu dengan netra Kenrick yang sedang duduk di kursi belajarnya.
"Itu udah aku siapin" ujar Kenrick sembari mendekatinya membawa seragam yang sudah ia siapkan
Saat Luke ingin mengambilnya, tangannya tiba tiba ditarik dan tubuhnya menabrak dada Kenrick. Kenrick juga langsung memeluk pinggang Luke dan menatapnya. Luke yang ditatap seperti itu tentu saja menciut nyalinya.
Kenrick pun tersenyum. Ia mengeluarkan feromone nya untuk menenangkan Luke. Lalu ia mencium bibirnya dan melumatnya pelan. Luke membalas lumatan itu.
"Mnhhh nghhh" lenguhnya ketika tangan Kenrick dengan beraninya meraba punggungnya yang polos
Luke pun melepaskan lumatannya dan memukul pelan dada Kenrick yang membuatnya terkekeh. Ia lalu memberikan seragamnya dan mulai berganti di kamar mandi.
Beberapa menit kemudian, Luke keluar dengan sudah mengenakan seragamnya dengan rapi. Setelah itu, mereka pun turun dan duduk di meja makan untuk memakan sarapannya. Kenrick melihat jam tangannya lagi dan sudah menunjukkan pukul 06.15.
