Selamat membaca
10 Tahun kemudian...
"Adek buruan, kakak tinggal nih" ujar Melvin pada sang adik
"Sabar kak" jawabnya dari lantai atas
"Bun, lihat tuh, udah umur 16 tahun tapi masih susah dibangun" adu Melvin pada Naren
"Sabar sayang, kamu kayak gak tau aja gimana adek kamu"
"Pagi sayang, kak" ujar Juan pada Naren dan Melvin
"Pagi mas"
"Pagi yah" jawab Naren dengan wajah cemberutnya
"Kenapa pagi pagi cemberut?"
"Kenrick yah, dari tadi belum turun" adu Melvin
"Setelah mengadu pada bunda lalu mengadu pada ayah? Wahh hebat sekali" ujar Kenrick sinis sembari menuruni anak tangga dengan seragam yang melekat sedikit berantakan.
"Ken, benahi seragam mu" ujar sang ayah
"Iya yah, nanti dijalan" ujarnya
"Ini bekalnya" ujar Naren sembari memberikan kotak bekal untuk Kenrick
"Makasih bunda"
Mereka pun berpamitan pada Naren untuk pergi berangkat ke sekolah. Ini adalah hari pertama Kenrick di SMA baru nya, ia satu sekolah dengan Melvin, kata Juan agar mudah mengantar jemputnya.
Ah iya, perkenalkan anggota baru keluarga Adhitama, Kenrick Adhitama. Ia sebenarnya adalah anak adopsi. Karena Juan tidak kuasa melihat kesedihan sang istri yang tak bisa menjaga buah hati mereka di kandungannya.
Ini terjadi karena rahim Naren pernah dijahit sebelumnya, dan karena semakin besar setiap bulannya ketika mengandung, menyebabkan pendarahan terjadi. Dan ketika operasi dilakukan, anak mereka belum cukup memenuhi kriteria keselamatan untuk hidup.
Dan hal itu membuat Naren sangat terpukul. Sehingga Juan pun mengadopsi seorang anak yang saat itu berumur 9 tahun. Lalu saat usianya 12 tahun, Juan dan Naren pun melakukan suatu operasi yang dimana mereka menggabungkan DNA mereka ke dalam tubuh Kenrick.
Tentu itu juga atas persetujuan dari sang anak. Karena agar nantinya Melvin dan Kenrick tidak saling tergoda antar feromone mereka. Karena sebelum nya Melvin sudah terdeteksi sebagai Omega Dominan.
Setelah dilakukan operasi tersebut dengan biaya yang sangat sangat mahal, operasinya berjalan dengan lancar. Dan second gender Kenrick pun menunjukkan bahwa ia seorang Alpha Dominan.
Kembali lagi ke saat ini, Melvin dan Kenrick pun telah sampai di sekolah. Tentu Juan tak lupa memberikan mereka uang saku, meskipun sekolah sudah menyediakan uang saku sendiri.
"Jangan nakal-nakal, dan kamu Kenrick, jaga diri kamu" ujar sang ayah
"Gak perlu khawatir yah, Ken kan kuat" ujar nya
Juan hanya terkekeh pelan dan setelahnya mereka pun turun dari sana untuk memasuki area sekolah. Tidak seperti Kenrick yang memasang wajah datar, Melvin memasang wajah khawatir saat memasuki area sekolah.
"Kenapa lo kayak gitu?"
"H-hah? gapapa"
"Gapapa gimana, gue tau ada yang lo pikirin"
"Gue.. takut aja kalo sewaktu waktu heat gue dateng" ujar Melvin yang membuat langkah Kenrick terhenti
"Kenapa?"
"Kalo heat lo dateng, hubungi gue, gue bakal lindungi lo" ujar Kenrick menatap Melvin dengan senyum tipis nya
"Lo bisa gentle juga ya, meskipun lo bandel"
