Selamat membaca
Ujian hari pertama pun selesai. Kenrick saat ini sedang menunggu Luke di depan pintu kelasnya. Setelah melihat Luke keluar, ia langsung menggandeng tangannya dan tersenyum padanya.
"Mau langsung aja?" tanya Luke
"Ngikut kamu, kalo mau pulang dulu gapapa" ujar Kenrick
"Langsung aja" ujar Luke
Kenrick pun mengangguk dan mereka berjalan menuju parkiran sekolah. Setelah menemukan mobil Kenrick, mereka langsung masuk dan keluar dari sekolah menuju ke sebuah kafe. Kafe yang dipilih Kenrick cukup memadai untuk belajar bersama.
Sesampainya di kafe, mereka langsung keluar dengan bergandeng tangan lagi menuju meja kasir untuk memesan makanan dan minuman pendamping belajar mereka.
"Kamu mau apa?" tanya Kenrick
"Croissant, kopi caramel, sama kentang" jawab Luke
"Sama ice americano 3 shoot" ujar Kenrick
Luke langsung memandang kesal kearah kekasihnya itu. Ia sedikit mencubit lengan Kenrick membuat sang empu merintih kesakitan.
"1 aja, gaada 3 shoot"
"Iyaa sayang, 1 aja mb jadinya"
"Oke silahkan ditunggu kak" ujar kasirnya
Mereka berjalan menuju meja yang agak pojok. Kenrick duduk di samping Luke. Mereka meletakkan tas di bawah dan mengeluarkan buku yang akan mereka pelajari. Kenrick juga mengeluarkan tab, laptop, dan kacamatanya.
"Tab nya bagus warna nya" ujar Luke
Kenrick menatap Luke sekilas lalu tersenyum. Ia pun menggesernya dan mencium ujung bibir Luke sekilas yang membuat sang empu sedikit terkejut.
"Kamu juga bisa make sayang" ujar Kenrick
Luke pun tersenyum senang. Kenrick lalu mengambil tab nya dan mulai menulis kan beberapa latihan soal untuk dikerjakan Luke. Setelah selesai, baru ia berikan kepada Luke.
"Ini dikerjain dulu, nanti kalo udah selesai, bisa kasih ke aku"
Luke menganggukkan kepalanya dan menerima tab itu. Kenrick pun lanjut mengerjakan latihan soal yang ada di bukunya dan sesekali ia juga mencari di google menggunakan laptop nya.
Dan tak lama setelahnya, ada pelayan yang mengantarkan pesanan mereka. Dan saat pelayan itu meletakkan pesanan mereka, ada feromone alpha disana, Kenrick dapat merasakannya dengan jelas.
Tatapan Kenrick yang semula nya ramah menjadi marah dan kesal. Ia pun membalas feromone itu dengan feromone penekan untuk membuat si pelayan kesakitan.
"Berani banget huh?" ujar Kenrick saat pelayan itu merintih kesakitan
"Akhh shhhh"
Kenrick berdiri menghampiri sang pelayan dan melayangkan satu pukulan. Menyebabkan pelayan itu tersungkur. Luke tentu terkejut dan berusaha menenangkan Kenrick.
"Udah Ken, udah, kita baru ditempat umum"
"Gapeduli mau di tempat umum atau gak, berani nya dia godain kamu di samping alpha nya" ujar Kenrick
Luke buru-buru berdiri dan meraih lengan Kenrick, menahannya agar tidak melangkah lebih jauh. "Ken... cukup. Aku nggak apa-apa. Beneran."
Napas Kenrick berat, feromon penekannya masih terasa menekan seluruh ruangan. Beberapa pengunjung kafe mulai melirik dengan cemas, ada yang pura-pura tidak melihat, ada pula yang langsung memilih keluar.
KAMU SEDANG MEMBACA
It's Mine | ABO
Fiction GénéraleSeason II On Going ABO Mpreg BXB Adult Content Kasar
