Bond 1

1.4K 108 16
                                        

Jika ditanya, bagaimana sesungguhnya perasaan Sasuke terhadap Naruto, pemuda tampan bersurai raven itu akan menjawab dengan sedikit keraguan bahwa dia pun tidak tahu. Sebab ... begitulah yang dirinya rasakan. Dia memang memiliki rasa ketertarikan pada si pirang, tak jarang dia juga memikirkan sosok itu, Sasuke juga sudah terlanjur amat sayang pada si bayi gembul nan menggemaskan, namun kalau harus mengartikan semua itu ke dalam suatu frasa bernama cinta ... rasanya ... sedikit terlalu berlebihan. Karena perasaan cinta adalah suatu perasaan yang kompleks dan tidak bisa didefinisikan hanya dalam satu kalimat sederhana.

Hal ini ditambah dengan si raven sendiri yang amat sadar jika dirinya yang tak dapat memahami dengan jelas makna tentang apa yang dimaksud dengan cinta—karena dia tak pernah tertarik dan terlibat dengan urusan cinta atau asmara bersama orang lain. Kalau  hanya sekedar memahami bagaimana perasaan sayang itu bisa hadir dan ada di antara mereka, mungkin dirinya bisa menjabarkan. Terlepas dari segala perasaan abu-abu yang dirinya rasakan terhadap si pemuda pirang. Sasuke berani mengatakan dengan tegas bahwa dia menyayangi Menma, bayi gembul yang sudah menarik perhatian keluarganya dan juga merupakan keturunannya. Tapi, kalau berbicara tentang Naruto ... pemuda ini tak tahu mesti mengatakan apa. Dia sungguh bingung untuk menafsirkan bagaimana perasaannya. Dia tidak bisa dengan lantang mengatakan sesuatu hal berkaitan dengan cinta.

Kalau menurut kata orang sih, dia mesti merasakan terlebih dahulu baru dapat mengerti. Nah, sekarang Sasuke sudah merasakannya. Dia mengerti bahwa dirinya merasa tertarik pada si pirang, dia juga terus memikirkan si pirang, di samping dirinya yang masih ingin menebus segala kesalahan yang diperbuat pada pemuda bermata biru itu. Sasuke juga ingin memiliki hubungan yang baik dengan Naruto, dia ingin mereka bisa mengobrol santai seperti beberapa waktu lalu, dia juga ingin mencoba mengenal si pirang lebih dalam dan ... entah mengapa, dirinya juga ingin Naruto selalu berada di sekitarnya; selalu dalam penglihatannya. Apakah ... semua itu bisa didefinisikan sebagai perasaan cinta?

Tolong bantu tokoh utama pria kita ini untuk mengerti tentang arti dari sebuah kata yang bisa mempunyai seribu makna; yang bisa memiliki deskripsi panjang dan bercabang.

“Jadi ... apa yang akan kau lakukan selanjutnya?”

Pertanyaan dari sang kakak membuyarkan lamunan pemuda berwajah tampan namun minim ekspresi itu. Retina gelapnya segera menatap balik ke arah lelaki yang lebih tua, yang tengah duduk di hadapannya sembari menyesap teh hangat yang dipesan dari kantin rumah sakit. Ya, mereka sekarang berada di kantin yang terletak di dekat ruang rawat si gembul sebab Itachi yang sedikit merasa sesak nan tertekan kala berkumpul di satu ruangan bersama orang tua serta kakek mereka. Serasa udara yang ada bahkan tidak cukup untuk mereka semua.

Belum lagi lirikan tajam dari sang Uchiha senior yang membuat si sulung merinding. Meski, dirinya tahu kalau lirikan tajam dan menusuk tersebut bukan ditujukan padanya, melainkan si bungsu. Namun tetap saja, Itachi tidak betah berada di ruangan yang sama bersama sang kakek. Oleh karena itu, dia menarik adiknya dengan alasan ingin ditemani mencari makan malam agar dirinya bisa pergi dan ya, dia akhirnya dapat bernapas lega! Sulung Uchiha itu memutuskan menyeret Sasuke ke kantin yang ada di dekat sana.

“Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?” ulang Itachi.

Pemuda yang menguncir jatuh rambutnya tersebut menumpu dagunya di tangan yang ditekuk di atas meja. Menatap lamat sang adik yang tampak termenung sejenak—entah memikirkan apa. Salah satu alasan mengajak Uchiha yang lebih muda keluar ialah untuk bicara. Itachi bukannya bermaksud ingin ikut campur dalam urusan rumah tangga si bungsu, tapi dia ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Sasuke. Adiknya selaku ayah biologis si gembul dan terutama pada si pirang yang merupakan ibu sang bayi. Terlebih setelah perkataan kakeknya yang meminta si pemuda pirang agar tinggal di kediaman sang Uchiha senior.

Heart [3]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang