[Spin of ALAGAN : On Going]
Tentang Citra Elviora dalam misinya mengejar dan mendapatkan Ervan Candra. Serta Ervan yang kerap kali menolak kehadiran gadis itu. Lalu Juanda Gasta Elbara sosok yang diam-diam terobsesi pada kakak tirinya.
⚠️Warning⚠️
...
Aku mau menjelaskan hubungan antara Ervan dan Aliska bagi yang masih belum paham.
Poin ke 1 : Aliska atau yang dikenal sebagai Alaka (ada di story pertama ALAGAN : Musuh Tapi Dating)
Poin ke 2 : Pada awalnya Ervan membenci Alaka karena gadis itu menyebabkan sahabatnya Argan (kecelakaan sampai masuk rumah sakit)
Poin ke 3 : Ervan semakin membenci Alaka, sebab gadis itu membuat persahabatnya rusak. Salah satu temen Ervan yaitu Surya juga menyukai Alaka padahal posisinya Alaka pacarnya Argan. Karena hal itu pertemanan mereka hancur.
Poin ke 4 : Ervan melakukan kejahatan secara tidak langsung karena kebenciannya kepada Alaka. Catat [sebelum Ervan tau bahwa Alaka adalah kembarannya yang hilang 12 tahun lalu bernama Aliska]
Poin ke 5 : Setelah Ervan tau bahwa gadis yang ia benci ternyata kembarannya, Ervan menyesal dan bahkan mengutuk dirinya sendiri karena bertindak bodoh.
Poin ke 6 : Di bab 10 Ervan berusaha menyelamatkan Alaka yang dalam bahaya [karena rencana jahat Mutia] tapi Ervan justru kecelakaan
Kalau ada hal yang belum kalian mengerti bisa tulis di kolam komentar 🫶
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bagian 12
Di ruang kerja pribadi, bagian sayap timur kediaman David. Suasana hening menggantung bagai napas tertahan. Dinding kayu gelap memantulkan cahaya lampu meja berwarna keemasan, sedangkan jendela besar di sisi ruangan memperlihatkan senja perlahan meredup. David duduk di balik meja kerjanya dengan rapi, jemari pria itu menahan sebuah tablet, sorot mata David menyusuri baris demi baris sebuah artikel.
Berita besar itu masih hangat-hangatnya di mata publik. Kasus penembakan di kantor pengadilan Jakarta, kali ini kasus itu mencuat dengan gelombang jauh lebih besar. Nama Andrian, korban yang selama ini diyakini jatuh oleh tangan orang lain, kini kembali dipertanyakan. Publik diguncang oleh satu pengakuan bahwa Riana Kamelia, mantan artis yang dahulu dielu-elukan kamera serta sorotan, mengklaim dirinya sebagai pelaku sebenarnya. Sebuah pengakuan yang tak hanya mengubah arah kasus, tetapi juga merobek persepsi banyak orang tentang kebenaran.
Ketukan pintu terdengar tiba-tiba. Tiga kali. Tegas namun penuh kehati-hatian. Suara itu memutus alur pikiran pria itu, menarik David kembali dari pusaran berita dan spekulasi. Tanpa mengalihkan pandangan dari layar, David berseru singkat namun berwibawa, mempersilakan tamu di balik pintu untuk masuk.
Daun pintu terbuka perlahan. Sosok tinggi dengan setelan rapi melangkah masuk, ekspresinya profesional seperti biasa. Wildan—asisten pribadi yang tak hanya cekatan, tetapi juga tahu kapan harus berbicara dan kapan memilih diam. Ia berdiri beberapa langkah dari meja kerja, menunggu dengan sikap hormat, seolah menyadari bahwa ruangan itu masih dipenuhi gema pikiran yang belum selesai.