Jessica kembali ke rumah nya menjelang tengah malam, malam ini dia menghabiskan waktu bersama teman-temannya di tongkrongan. Tapi tenang, Jessica bukan gadis liar yang bermain-main dengan minuman keras. Jelas dia sangat menghindarinya!
Saat dia melajukan motornya, entah kenapa dia mendadak ingin melewati jalan lain selain jalan yang biasanya dia lalui. Tiba-tiba dia mendengar suara ribut tidak jauh dari posisinya saat ini dan Jessica mengikutinya. Ternyata ada 2 orang laki-laki dan 1 orang wanita yang sedang dikerumuni preman jalanan, sepertinya preman itu ingin mengambil motor 3 orang yang menurut Jessica adalah bikers juga sepertinya.
Melihat pertarungan yang tidak seimbang itu pun Jessica memilih membantu 3 orang tersebut, lagipula sudah lama Jessica tidak mengaplikasikan ilmu bela dirinya. Tangannya sudah gatal ingin segera menghajar preman-preman tidak tahu diri itu. Akhirnya terjadilah perkelahian yang cukup menguras tenaga, bahkan Jessica sempat terkena tendangan di perut dan 1 luka lebam menghiasi wajah cantiknya. Tapi itu bukan masalah besar baginya, dia pernah merasakan yang lebih parah dari ini saat memaksa melawan 4 orang preman sekaligus dalam keadaan tidak fit saat di Jerman dulu. Alhasil dia harus di opname dirumah sakit selama 3 hari.
"Terima kasih atas bantuanmu, Nona" sahut salah seorang laki-laki diantara mereka setelah mereka berhasil menghalau preman-preman itu dari pandangan mata mereka.
"No problem! Panggil saja aku Jessica!"
"Namaku, Jonathan! Mereka teman-temanku! Stevan dan Lea!"
"Hai, Jess!"
"Hai..senang bertemu kalian! Btw..kalian bikers juga?"
"Yups..betul! Kau juga?" Jessica tersenyum simpul dan mengangguk.
"Ini bagus sekali, kita bisa main bersama kalau begitu" seru Lea girang.
"Tentu saja, pasti menyenangkan!" Sahut Jessica senang, entah kenapa dia sangat senang bertemu mereka bertiga, ada yang berbeda dalam diri mereka yang tiba-tiba membuat Jessica berubah menjadi murah senyum seperti ini.
"Kalau begitu, kita pulang sekarang. Ini sudah larut! Mama-mu bisa mengomel padaku, Le.." seloroh Jo. Lea hanya memutar bola matanya malas.
"Sepertinya kalian sangat dekat, lain kali kita bertemu lagi. Aku harus pulang, banyak yang ingin aku tau tentang kalian!" Ucap Jessica lalu menaiki motornya.
"Tentu, Jess. Besok jam 7 malam, di sini!" Sahut Lea. Jessica mengacungkan jempolnya pertanda setuju.
Sesampainya dirumah, Jessica di sambut dengan pemandangan gelap dari seluruh sudut rumahnya, dia tertawa sinis. Menyala atau tidak lampu dirumah itu, baginya semua tetap gelap. Saat Jessica memasuki rumah itu tiba-tiba lampu dinyalakan, ulah siapa lagi kalau bukan Mama-nya. Mama tiri lebih tepatnya!
"Kebiasaanmu tidak juga berubah, di Jerman kau sering keluyuran. Disini pun juga sama! Mau jadi apa kau nanti!"
"Bukan urusanmu aku akan menjadi seperti apa, urus saja dirimu sendiri dan siapkan dirimu kalau nanti Papa menendangmu dari hidupnya!" Mama nya membulatkan matanya dengan amarah. Tangannya melayang bersiap menampar pipi Jessica, tapi bukan Jessica namanya kalau dia membiarkan tangan itu menyentuh pipinya.
"Kau.."
"Apa? Jangan berani menyentuhku dengan tangan kotormu itu, kau pikir aku tidak tahu apa yang sudah kau lakukan pada ibuku, huh!" Jessica menepis kasar tangan Laura, Mama tirinya yang sudah membuat hidupnya kacau seperti saat ini.
"Dasar anak tidak tau diuntung, masih beruntung Papa mu mau mempertahankanmu di rumah ini dengan kelakuan berandalanmu itu!"
"Jangan mengomentari hidupku, kau tidak tau apa-apa wanita tentang hidupku, jalang!" Desis Jessica tajam lalu berlari menaiki tangga menuju kamarnya, meninggalkan Laura dengan emosi yang memuncak.
KAMU SEDANG MEMBACA
[ 5 ] This Bad Girl Is Mine !!
RomanceShe is different.. She makes me burn and melt.. She makes me wanna fight everyday to keep her dream.. Yeah..She is a real bad girl..but.. I Love her.. I love her..uncontrollable ! Don't touch her, she is mine! Enjoy this story! Start : Oct 2015 End...
![[ 5 ] This Bad Girl Is Mine !!](https://img.wattpad.com/cover/52592798-64-k705639.jpg)