*Mr. Cool Negeri Seberang*

2.3K 74 8
                                        

Rina melempar dirinya keatas ranjang empuk dikamar Shella, begitu sampai dirumah Shella Rina tak tahan untuk segera memejamkan matanya, lelah, pusing sudah bercampur menjadi satu yang dia inginkan hanya tidur dan tidur

Rina tersenyum kecil begitu mengingat pernyataan Shella yang mengatakan dirinya tengah hamil, tangan Rina mengusap perutnya lembut tatapannya pun menghangat

"Haiii Chibulnya mommy,,, maaf yaaa mommy harus membawamu kabur,, mommy gak mau chibulnya mommy ini punya daddy yang galak,,, maaf ya sayang,,," gumam Rina

Rina menghela nafasnya, memejamkan matanya dulu dia bersih keras menginginkan untuk segera hamil dia hanya ingin tahu kesungguhan Fahmie, tapi sekarang Rina sudah tahu bahwa Fahmie hanya menganggapnya seperti boneka

Saat sebuah fakta menghantamnya begitu keras, menjungkirkannya begitu saja, dan disaat dia ingin menjauh bahkan pergi dari Fahmie Tuhan malah menitipkan makhluk kecil didalam perutnya

Rina kembali memejamkan matanya, sekarang yang terpenting adalah bagaimana caranya supaya fahmie tidak tahu tentang kehamilannya, dan Rina juga tidak mungkin akan terus tinggal di rumah shella, dia harus bekerja dan mencari tempat tinggal sendiri tapi dimana???

Rina menghela nafasnya, perhatiannya teralihkan saat mendengar suara shella yang tengah memanggilnya

"Rina,, apa kau didalam,,,???" teriak shella mengetuk pintu kamarnya

Rina segera bangkit dari tidur malasnya, kemudian turun dan segera membuka pintu kamar

"Iya shella,, maaf aku tadi,,,"

Ucapan Rina tertahan begitu melihat seseorang yang berdiri dibelakang shella, laki laki dengan jenggot tipisnya berdiri dengan gagahnya kaca mata hitamnya tak lepas dari matanya

"Oh iya kenalkan,,, ini kakak sepupuku,, namanya Fahhru panggil saja abang Fah atau siapa lah sesukamu saja,,," ucap shella

Rina mengangguk pelan mengulurkan tangannya sambil mengulas senyumnya

"Haiii,,, saya Flowrina panggil saja Rina,,," ucap Rina memperkenalkan dirinya

Fahhru tersenyum kecil kemudian menyambut uluran tangan Rina

"Ya Rina,,, senang berjumpa denganmu,,," ucap Fahhru kemudian melenggang meninggalkan Rina yang masih berdiri ditengah pintu

Sama sama dingin seperti fahmi sihh, tapi fahru masih mau menyapanya dibandingkan dengan fahmie dulu, aahhh kenapa jadi ingat si manusia batu itu lagi,,, come on rina sudah saatnya move on okaaayyy!!!!

Sementara itu,,,,

Fahmie melempar ponselnya, Rina yang dihubunginya sejak tadi pagi tidak juga mengangkat panggilannya, bahkan dengan sengaja Rina mereject semua panggilan Fahmie kemudian mematikan ponselnya

"Shitttt,,,!!!! Arhhhhhhh,,,,!!!" umpat Fahmie kesal

Fahmie kembali membanting semua benda benda yang ada disekitarnya, panik, khawatir, dan cemas begitu melihat Tina tidak ada di kamarnya

"Kau itu kenapa selalu saja membuatku emosi,,,," gumam Fahmie

Fahmi mengacak acak rambutnya, segera meraih kunci mobilnya dan mencari Rina memulai dari tempat kuliahnya, rumah papanya mungkin saja Francky membawa Rina kesana,

Fahmie memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kantor framcky, dengan cepat Fahmie memarkir mobilnya melenggang menuju ruang kerja francky, tak menghiraukan teriakan sekretaris francky yang mencegahnya untuk masuk kedalam ruangan francky Fahmie mengabaikaannya dan membuka pintu ruang kerja framcky dengan kasara

Between Two HeartTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang