July 2016 - Sky of July

3.1K 408 23
                                        

I'm standing here in the sky of July
With the blue and cloudy sky
With the land there is dry

       "Rereeee..." ucap Riri lirih dengan suara parau dalam rengkuhan Raya. Semakin erat pelukan yang diberikan Raya kepada keponakannya yang tengah terisak menangisi saudara kembarnya yang telah pergi ke surga. Sembari mengusap punggung Riri, Raya pun mengedarkan pandangannya; di depan matanya terlihat Danu yang melingkarkan tangan kanannya di bahu Nathia—menjaga agar istrinya tetap cukup kuat untuk berdiri melihat proses pemakaman putri mereka.

       Di sebelah Nathia berdiri Mentari yang sesekali mengusapkan saputangan berwarna putih ke kedua matanya; Gaharu berdiri tepat di sebelah kanan istrinya sembari mengusap punggung istrinya—berusaha menenangkan. Di sebrang mereka sudah ada tokoh agama yang memimpin prosesi pemakaman. Di sisi lain berdiri Bara, suami Nagita (kakak kedua Raya)—tanpa didampingi oleh Nagita yang tetap tinggal di rumah duka karena harus menjaga Nizam yang tidak mungkin diajak ke pemakaman.

       Di sekitar mereka juga sudah banyak berdiri kerabat, kolega, serta beberapa guru dari sekolah Riri dan almarhumah Rere. Sedangkan Raya berdiri menghadap makam, agak menjauh dari kerumunan karena harus menjauhkan Riri yang kini tenggelam meratapi kepergian saudara kembarnya.

       Siapa sangka saudara kembar yang terlebih dahulu lahir ke dunia harus lebih dahulu juga meninggalkan dunia ini.

       Kedua tangan kecil Riri melingkar erat ditubuh Raya, kepalanya ditenggelamkan di depan perut Raya berusaha bersandar sembari menumpahkan kesedihan yang dirasakannya. Raya tidak peduli meski kini baju di area perutnya sudah basah akibat air mata yang Riri tumpahkan, Rayapun masih tetap terus mengusap punggung Riri dengan tangan kirinya berusaha menguatkan keponakan perempuan satu-satunya yang dimilikinya kini.

       Tangan kanan Raya menggenggam gagang payung berwarna abu-abu—berusaha menghalau terik di bulan Juli. Terselip di antara telapak tangan dan gagang payung, setangkai mawar putih untuk nanti Raya sematkan di makam Rere yang telah meninggalkan mereka untuk selamanya. Meski pedih yang Raya rasakan saat ini tapi ia tetap tidak mengeluarkan air mata.

       Setidaknya, di antara mereka yang merasa sangat kehilangan harus ada yang lebih cukup kuat untuk memberikan bahunya agar dapat menopang rintihan pilu bagi mereka yang ditinggalkan.

The sun is burning all of the land
Turn the stone into the sand
Leave my world in pain

       Air mata, peluh, dan rasa sesak yang sekarang menyelimuti proses pemakaman di siang hari yang cukup terik ini. Rere, keponakan perempuan Raya, kakak kembar Riri, yang masih berusia delapan tahun, selamanya akan tetap berusia delapan tahun.

Dear sunshine
Would you give of your time?
To give the cloud a chance
When the dream has so blind

       Belum sempat Rere mewujudkan dirinya untuk menjadi seorang dokter hewan.

       Belum sempat Rere mengetahui jawaban apakah sayap burung dapat terus bisa terbang apabila selalu dikurung dalam sangkar yang begitu kecil.

       Belum sempat Rere menonton Despicable Me 3, salah satu kartun kesukaannya yang rencananya akan release tahun 2017.

       Belum sempat Rere menyanyi bersama Riri di pentas seni tahunan yang akan diadakan oleh sekolah mereka bulan depan.

       Dan, yang lebih menyesakkan adalah belum sempat Raya mewujudkan keinginan Rere untuk menjadi penabur bunga pada resepsi pernikahannya.

Dear sunshine
Why don't you understand?
All I need is only rain
To wash away all the pain

       Hari ini, banyak hati yang terluka karena ditinggalkan. Rere, gadis kecil berusia delapan tahun, telah berpulang kepangkuan Yang Maha Kuasa, menjadi malaikat kecil di Surga.

       Percayalah, cepat atau lambat, semua yang datang pasti akan pergi juga nantinya. Menghargai keberadaan seseorang di samping kita agaknya merupakan hal terbijak yang harus dilakukan setiap insan di dunia. Kita tidak pernah tahu kapan orang yang kita sayang akan pergi meninggalkan kita. Kita bahkan tidak tahu, mungkin, kita yang justru meninggalkan mereka terlebih dahulu.

       Terlalu egois jika kita meminta dipanggil terlebih dahulu agar dapat menggantikan mereka yang berpulang. Apakah kita cukup tega meninggalkan luka di hati orang yang kita sayang akibat ditinggalkan oleh kita? Apakah kita cukup tega membiarkan mereka larut dalam kesedihan akibat memori-memori yang tersisa?

       Pilihan mana yang akan dibuat? Memberikan luka atau mendapatkan luka? Percayalah, keduanya bukanlah hal yang menyenangkan. Namun pasti akan terjadi di hidup kita.

       Hari dimana kita ditinggalkan merupakan hari yang masih dapat kita lalui, justru, hari-hari berikutnyalah yang akan menjadi ujian terberat.

       Sesungguhnya tidak pernah ada yang abadi dunia ini, hanya Tuhan yang merupakan satu-satunya opsi untuk kita bersandar. Satu-satunya yang kekal dan tanpa perlu rasa takut ditinggalkan oleh-Nya. Justru kita, yang terkadang meninggalkan-Nya, melupakan kehadiran-Nya, tidak mengindahkan kasih-Nya.

What should I do at least for a try?
To make a piece of yours
Being rain of July

Or should I flying high to the sky?
To make a piece of yours
Being rain of July

#######

ASA

Dibawah langit terang yang bermandikan cahaya
Diatas bumi dengan gravitasi sebagai fondasinya

Dalam hamparan rumput hijau yang membentang
Dalam nyawa yang sudah lepas dari genggaman
Dalam kilasan memori yang telah terpatri di benak kita
Dan, dalam cinta yang akan selalu ada

Pun merasa kehilangan adalah hal yang lumrah dirasakan setiap insan

Raga itu telah terkubur
Jiwa itu telah melayang
Menciptakan seonggok kesedihan

Namun larut dalam kesedihan bukanlah sebuah pilihan

Ombak saja masih berderu di lautan luas
Angin saja masih berhembus dikesunyian
Planet, bulan, bintang, matahari, dan benda langit lainnya masih ada di porosnya

Jadikan asa sebagai visi untuk melaju

Dalam setiap hembusan napas
Dalam setiap jantung yang berdetak
Dalam setiap waktu yang akan terus berputar

Hingga bertemu kembali di keabadian
Yakinlah
Sebab kita dilahirkan untuk berpulang

(Januari 2016 - nnrslnty)

nnrslnty
26 Jan 2016

LIONHEARTEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang