Suara Hati

862 50 13
                                        


Shania POV :


Bintang gemerlap berbahterakan angin malam

Cuma itu yang menghiasi kesadaranku

Selain wajahmu yang selalu kutunggu kenyataannya

Di balik semua waktu yang terus kutahan saat tak bisa bertemu pandang langsung denganmu

Aku duduk di depan meja belajarku. Tidak tahu apa lagi yang harus kulakukan.

Belajar, sudah lelah.

Tidur, mataku belum mengantuk.

Apa yang bisa kulakukan?

Argh... Malah wajahmu lagi yang muncul di benakku. Dasar Boby bodoh.

Kenapa kau selalu muncul dalam pikiranku, kapanpun, dimanapun?

Kenapa kau menggangguku dengan cara seperti itu, Boby? Aku muak. Muak karena kau dengan pengecutnya tak pernah muncul secara nyata di depan mataku lagi.

Kau tak tahu betapa menderitanya aku tanpa kehadiranmu, Boby, meski tak ada yang tahu itu.

Di setiap malam, aku susah tidur karena mengkhawatirkan dirimu yang tak kunjung memberi kabar itu. Apa yang terjadi denganmu? Kenapa kau pergi begitu lama? Kenapa kau tak pernah lagi menyapaku secara langsung?

Di setiap pagi, aku rindu omelanmu di depan pintu saat aku menjemputmu di rumahmu untuk ke sekolah.

Di setiap siang, aku teringat candaanmu yang bisa menghilangkan kantukku di tengah pelajaran yang membosankan.

Di setiap sore, aku tak bisa berhenti merenungkan rasa yang kumiliki akan dirimu.

Angin yang merasuk ke telingaku membisikkan namamu
Lagi dan lagi

Bintang disana ingatkanku pada matamu saat menatapku

Tapi kau berbeda dengan bintang itu

Bintang itu tak pernah henti menyapaku di setiap hari, meski hanya dalam malam

Sedangkan kau?

Selentingan kabar pun tak lagi kudengar tentangmu

Boby. Boby, dan Boby lagi.

Kapan aku bisa lepas darimu?

Atau kapan aku dapat melampiaskan dan menumpahkan rinduku padamu?

Kau tak pernah lagi datang padaku.

Hanya sebegitu mudahnyakah seorang teman kecil terlupakan?

Atau kau punya alasan lebih dari sekedar kasus untuk meninggalkanku?

Atau diriku tak bisa lagi menanggapi hatimu?

Apa salahku, Boby? Hingga kau tak lagi datang kembali? Apa aku pernah menyakitimu?

OneShotTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang