Chapter 5

2.3K 97 4
                                        


Author PoV

"Cy.. bangun elahh.. kebo amat deh lo. Bangun mandi sono!" Ujar Reyhan membangunkan Fanni yg masih tertidur pulas.
"Hoam.. yaampun kak gue masih ngantuk. Lagian ini masih pagi banget kan" ucap Fanni yg masih memejamkan matanya

"Haduh ni anak. Gimana ya cara banguninnya." Nampak Reyhan sedang berfikir...
"Aha. Gue ada ide."

Reyhan berjalan ke arah dapur untuk mengambil gelas dan diisi air. Lalu ia kembali lagi ke kamar Fanni.

Byurrr

"Huaa.. kak Rey apa - apaan sih." Fanni langsung bangun dengan wajah kesalnya karena Reyhan menyiramnya dengan air.
"Makanya jgn kebo. Udah sono mandi. Gue tunggu dibawah buat sarapan." Ujar Reyhan lalu pergi keluar kamar Fanni, tak lupa ia menutup pintu kamar Fanni.

"Ini masih jam 8 juga. Huh mandi aja deh." Ujarnya dan langsung ngacir ke kamar mandi.

*****

Setelah selesai mandi dan berganti baju Fanni mengeringkan rambutnya di depan cermin dan setelah selesai ia langsung turun ke bawah untuk sarapan bersama kakaknya.

"Buset dek. Lo lama amat sih kalo mandi. Mandi apa selametan lo,huh?" Cerocos Reyhan membuat Fanni memutar kedua bola matanya.
"Bacot deh lo kak. Uda deh sekarang kita makan, gue laper." Ucap Fanni sambil menepuk pelan perutnya

Mereka pun makan dengan hikmat tanpa ada yg berbicara.

Selesai makan, Fanni mengangkat piring yg kotor dan di bawanya ke dapur.

"Eh non, kok non icy yg bawa. Sini non biar mbok aja." Ujar Mbok Sus-pembantu fanni- tergopoh gopoh menghampiri Fanni.
"Udah gapapa mbok. Biar sekalian aku yg cuci ini piringnya. Mbok uda sarapan belom?" Tanya Icy yg di balas gelengan dari mbok Sus "Belum non."
"Yauda mbok sarapan dulu aja. Ini biar aku yg cuci. Sekarang kan weekend drpd aku gada kerjaan." Ucap Fanni sambil mencuci piring piring dan alat makan yg kotor tadi.
"Baik non. Terimakasih" setelah berterima kasih mbok Sus permisi untuk makan di belakang dan dijawab anggukan kepala juga senyuman manis dari Fanni.

Tak lama kemudian, fanni telah selesai dengan kegiatan mencuci piringnya.
Dan dari arah ruang makan, datanglah Reyhan menghampiri Fanni yg menata rapi piring dan alat makan lainnya di rak piring sebelah westafle.

"Loh Cy mbok Sus mana?" Tanya Reyhan yg membuat Fanni terlonjak kaget. Untung saja piringnya tak jatuh.
"Hufh.. kaget gue sampe. Mbok Sus makan tuh di belakang dia belom sarapan katanya kak. Jadi gue yg cuci ini." Ucap Fanni akhirnya tersenyum.
"Oh gitu. Yauda deh gue ke kamar dulu ya." Ucap Reyhan yg dibalas anggukan oleh Fanni.

Setelah semua peralatan makan tertata rapi, Fanni melangkahkan kakinya meninggalkan dapur lalu menuju ke kamarnya.

"Hufh.. bosen deh. Weekend ini ngapain ya." Fanni menghempaskan tubuhnya diatas kasur king size nya lalu menatap ke langit langit kamarnya.

Tingg!

Hp Fanni berbunyi yg menandakan ada pesan masuk. Fanni langsung mencari Hpnya yg ternyata ada di atas nakas lalu melihat dari siapa pesan tsb.

unknown number
+6281334767***

Uda siap kan? Gue jemput lo setengah jam lagi. Oke ;)
#Leo Ganteng

Fanni membelakkan matanya dan menepuk jidatnya saat membaca pesan dari Leo. Ia lupa bila jam 10 ia akan keluar bersama Leo entah kemana.
"Ish dasar kepedean banget deh ni bocah." Ujar Fanni saat membaca kata terakhir dari Sms Leo.

Fanni hanya membaca Sms dari Leo lalu beranjak dari kasurnya menuju ke lemari nya untuk berganti baju.
"Leo tuh sebenernya mau ajak gue kemana sih. Ahh bodo amat lah. Drpd gue bosen dirumah." Ucapnya sambil memilih milih baju.
Setelah ia mendapatkan baju yg cocok, ia pergi ke kamar mandi untuk berganti baju.

Ms. Jutek And Mr. TroublemakerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang