Chapter 15

1.4K 58 0
                                        


"Icy.. ayo sarapan sayang." Suara dari lantai bawah membuat Fanni bergegas turun sambil menguncir rambutnya asal.

"Pagi mama..papa.." sambutnya pada kedua orang tuanya itu.

"Pagi sayang. Ayo makan."

"Lah gue? Gak lo sapa?" Kini Rey mulai berbicara dengan kesal.

"Pagi kak Rey." Sapa Fanni dengan juluran lidahnya lalu duduk di sebelah papanya.

"Hari ini kalian ada acara mau keluar ga?" Tanya Herman pada kedua anak tersayangnya.

"Gak ada pa." Jawab Rey dan Fanni bebarengan.

"Nanti malam papa akan makan malam sama teman papa yang baru datang dari Jerman."

"Yahh pa.. Icy ga ikut deh."

"Loh kenapa sayang?" Kini Gradia mulai bertanya.

"Cuma makan malem doang kan, Icy gak usah ikut ga apa kan?"

"Ya kamu harus ikut lah sayang. Teman papa itu punya anak yang ganteng loh dan katanya satu sekolah dengan kamu juga."
Ucapan Gradia kini membuat kening Fanni berkerut.

"Siapa ma?" Tanya nya penasaran.

"Kalo lo mau tau ikut aja kali." Reyhan kini angkat suara.

"Gak deh. Aku mau dirumah aja."

"Icy, kalo kamu gak ikut uang jajan kamu papa potong loh." Ancaman Herman langsung membuat Fanni tersedak.

"Ya ampun papa jangan lah jangan. Oke oke Icy ikut deh." Ucapnya pasrah pada akhirnya.

"Yasudah sebentar lagi kita jalan - jalan dulu gimana?" Tawaran Herman langsung membuat mata Fanni berbinar.

Dengan semangat nya lalu ia berkata
"Setuju! Let's Go!!"

"Heh! Abisin dulu makanan lo."

"Iya bawel lo ah."

20 menit setelah perdebatan singkat antara Fanni dengan Reyhan, keluarga itu pun sudah selesai dengan acara sarapan paginya.

"Pa, bentar lagi jalan kemana?"
Tanya Fanni setelah ia membantu mamanya membersihkan alat makan di dapur.

"Ke mall aja pa." Gradia memberi usul setelah duduk di samping Herman,suaminya.

"Ngikut aja deh." Ucap Fanni dan Reyhan bebarengan,lagi.

Mereka saling tatap lalu 3 detik kemudian mereka tertawa yang membuat Herman dan Gradia tersenyum dan geleng - geleng kepala.

*****

"Icy, kamu sama mama belanja apa aja deh. Papa sama kak Rey mau cari jam tangan di sebelah sana." Kini mereka telah berada di Mall dan Gradia dengan Fanni langsung saja berburu baju - baju dalam Mall ini.

"Aduh Icy, mama udah lama tau gak ga shoping - shoping banyak begini." Ujar Gradia sambil memilih - milih baju yang cocok dengan brand ternama.

"Ya ampun ma.. emang di sana mama gak shoping?"

"Ya gimana mau shoping, kalau kerjaan mama numpuk banget Cy. Apalagi papa kamu tuh, haduh sampe mama ikut pusing juga liat pekerjaannya."

Fanni menghentikan kegiatan memilih - milih bajunya, kini pandangannya beralih ke mamanya yang sedang sibuk mencari baju yang cocok untuknya dipakai saat makan malam dengan teman papanya nanti.

Hati Fanni terenyuh mendengar ucapan mamanya itu. Banyaknya pekerjaan yang mereka lakukan memang terkadang membuat Fanni merasa ingin marah pada kedua orang tuanya yang amat sangat ia sayangi.

Ms. Jutek And Mr. TroublemakerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang