"Derry Christopher"
Ketika nama itu disebut refleks kedua anak remaja yang sedang duduk manis dibangkunya, vanilla dan cynthia menolehkan kepalanya ke arah nama anak yang tadi dipanggil. Dan ternyata .. derry adalah anak yang duduk tepat di sebelah kanan cynthia! Itu membuat cynthia dan vanilla kaget, karena memang selama ini teman-teman memanggil dia chris, bukan derry.
"Lu derry ?", tanya cynthia ke chris.
"Iyaa, lu baru tau gua derry?", tanya chris bingung sambil menaikkan sebelah alisnya.
"Ee engga siih, hehe", jawab cynthia gugup sambil melihat ke arah bu guru yang sedang mengabsen.
"Kevin Richardo"
Lagi-lagi kedua anak remaja itu mencari sosok yang namanya baru saja disebutkan. Dan mereka lagi-lagi dikejutkan dengan fakta bahwa kevin adalah sahabat derry. Kevin duduk tepat di sebelah derry. Vanilla dan kevin sempat berpandang"an sejenak, namun vanilla buru-buru mengalihkan perhatiannya.
Fakta yang didapatkan mereka berdua sungguh sangat mengejutkan. Ternyata orang yang selama ini mereka bicarakan berada sangat dekat dengan mereka. Namun karena masih sedikit canggung, mereka belom berkomunikasi satu sama lain.
Saat istirahat, michelle yang sudah tau kedua temannya akan tetap di kelas pun memutuskan untuk menghampiri mereka.
"Kalian lagi ngomongin apa?", vanilla dan cynthia yang sedang membicarakan tentang derry dan kevin pun berhenti, dan menoleh ke asal suara.
"Chellee duduk deh sini, kita mau kasih tau sesuatu", ujar vanilla sambil menggeser kursi supaya michelle bisa duduk.
"Ada apa?" Jawab michelle bingung
"Liat deh 2 cowo yang duduk disana" jawab vanilla sambil menunjuk ke arah kumpulan anak cowo
"Itu cowonya banyak nil, 2 nya yang mana nih?"
"Yang paling kanan sama yang pake kacamata", jawab cynthia
"Oow, chris sama kevin? Kenapa mereka?"
"Laah lu kenal sama mereka chelle??", tanya vanilla bingung
"Iyaa, mereka kan temen SD gua, masa iya gua ga kenal", jawab michelle sambil membuka kotak makannya.
"Laah, kemaren kenapa lu ga bilang kalo lu kenal kevin ? Kan kita ada cerita ke lu", tanya vanilla lagi
"Hehe gua ga kepikiran sih kevin yang lu maksud dia, soalnya nama kevin kan banyak, kalo derry kalian ga cerita loh yah", jawab michelle sambil mengunyah makannya.
"Iya juga siih", jawab cynthia sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.
Bel masuk pun berbunyi dan guru bahasa indonesia pun masuk.
"Selamat pagi anak-anak", teriak sang ibu
"Pagii buu", jawab anak-anak serentak
"Okey, untuk hari ini saya ingin membagi kelompok dulu, 1 kelompok terdiri atas 4 orang, kelompok ini akan menjadi kelompok kalian dalam pelajaran bahasa indonesia untuk 1 semester kedepan"
Semua anak-anak pun sibuk mencari kelompoknya.
"Cyn, nil, mau bareng ga?", tanya derry ke cynthia dan vanilla.
Cynthia dan vanilla saling pandan sebentar dan akhirnya menjawab berbarengan, "oow boleh". Akhirnya derry dan kevin pun pindah kedepan cynthia dan vanilla. Dan suasana cukup awkward karena ternyata kevin sedikit lebih diam daripada derry. Jadi kebanyakan yang berbicara hanya derry.
"Tugas kalian yang pertama adalah membuat presentasi tentang sebuah novel, jadi kalian harus membaca sebuah novel lalu menceritakan isinya, agar semua anak dapat memahami itu, bisa dengan bicara, drama, musikalisasi puisi, atau apapun"
"Jadii kita mau novel apa?", tanya vanilla ke 3 orang itu.
"Lu kan demen baca novel, lu recommend aja yang mana yang bagus", akhirnya kevin pun mengeluarkan suaranya.
"Ciee tau aja lu vin", ledek derry yang membuat mereka ber2 terdiam karena malu.
"Iseng aja u der, yauda nil kita yang nentuin ntar mau novel apa, entar kita jelajah perpus", jawab cynthia
"Dengan senang hatiiii", lanjut vanilla
"Trus ntar kita bikinnya dimana?", tanya kevin
"Hmm ada yang rumahnya bisa di pake?", tanya derry
"Rumah lu bisa ga van?", tanya kevin lagi
"Hmm gatau sih, tergantung mau kapan dulu?", jawab vanilla
"Ehm ada panggilan sayang rupanya?", iseng derry yang lagi-lagi membuat kedua orang itu diam.
"Bukan weh, nama gua kan vanilla, gimana sih -_-", elak vanilla
"Tapi lu kan biasa di panggil nilla, gada yang manggil lu vani ato van(?)", ledek cynthia.
"Gamau mainstream aja, gaseneng aja lu pada", jawab kevin lagi.
"Yauda ah, mutusin yuk dimana, mau di cafe panda aja? Rumah gua lum tentu bisa dipake, kalo gada orang ga bkal di kasih", tutur nilla
"Yauda cafe panda aja, tenang gitu tempatnya, kita sering kesana", lanjut cynthia
"Lokasinya dimana?", tanya derry
"Entar kumpul di sekolah aja kita berangkat bareng", lanjut nilla
"Okeedeeh", ujar derry dan kevin berbarengan.
Saat istirahat, vanilla dan cynthia pun berjalan ke perpusatakan untuk mencari novel yang cocok untuk di presentasikan.
"Nil, lu sama kevin uda deket banget yah ampe dia kasih panggilan antimainstream gitu?", senggol cynthia yang membuat konsentrasi nilla terganggu.
"Kagaklaah, biasa aja kok, cuman dianya aja yang iseng mau begitu", elak nilla
"Lu yakin? Jangan ampe suka luh, kayaknya dia playboy gitu"
"Hmm iya gua tau kok,tampangnya aja uda ketauan, lagian kayaknya dia lagi deket sama cewe juga(?)"
"Masa sih? Di sekolah dia nempelnya sama derry doang loh"
"Entahlah, bodo biarin aja. Mending lu bantuin gua cari novel buat presentasi deh dari pada ngomong kevin, ga penting"
"Hehe iya gua lupa"
Akhirnya mereka pun berhasil memutuskan novel mana yang akan mereka pakai. Novel itu berjudul "Double Date", menceritakan tentang 4 orang sahabat karib yang akhirnya menjadi 2 pasang kekasih.
Hai guys, novel yang disebutin diatas itu hanya rekayasa yah, aku gatau sih ada novel judul itu apa engga hehe. Trus jangan lupa comment dan vote, don't be a silent reader^^
Kalau penasaran stay tuned yah 😜
Happy reading ^^
KAMU SEDANG MEMBACA
Putih abu - abu
Teen FictionSedang proses revisi di beberapa part awal, jadi di unpublish dulu :D Dan bagi yang uda pernah baca cerita aku tolong baca ulang dibeberapa part yang aku republished yah karena ceritanya beda hehe thankyou 😊 Banyak orang bilang kalau masa-masa SMA...
