Mbob❤: adadehh. Pokoknya kamu siap2 dulu, ntr aku jmpt
Kasih tau kmana duluu, biar gk salah kostumm-
Mbob❤: pokoknya pake yg santai, gk usah neh aneh
Yadeh, bntr ganti bju dulu-
Mbob❤: ntar lagi kujemput yaa
Kamu langsung meletakan hp di meja dan segera membuka lemari. Tidak perlu lama-lama untuk memilih pakaian yang santai, karena kamu tidak terlalu suka berdandan. Akhirnya kamu memilih kaos putih simpel, rippedjeans, kemeja kotak-kotak merah, dan sepatu converse.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lalu kamu memoleskan bedak tipis di wajah dan lipgloss. Setelah itu, kamu mengambil tas kecil dan memasukan dompet, hp, dan powerbank.
Terdengar ketukan pintu yang sudah pasti itu Bobby. Kamu bergegas keluar kamar untuk membukakan pintu.
"Cepet banget datengnya,"
"Iya dong, pacar siapa dulu," Bobby menaik turunkan alisnya.
"Pacar bi Ijah kali," jawabmu asal menyebutkan nama pembantu di rumah Bobby.
"Enak aja! Udah buruan yuk!" Bobby menarikmu yang sedang mengunci pintu.
"Sabar elah, kunci pintu dulu," katamu, lalu memasukan kunci ke dalam tas.
***
Mobil Bobby tiba di sebuah tempat yang ramai. Kebun binatang.
"Kita ke sini?" tanyamu kurang yakin.
"Iya. Jarang-jarang kan date ke bonbin," jawab Bobby santai sambil sibuk memarkirkan mobil.
Setelah memarkirkan mobil, kalian berjalan beriringan menuju loket tiket yang antrinya belum terlalu panjang. Setelah mendapatkan tiket, kalian masuk ke dalam kebun binatang.
Begitu masuk, kalian disambut banyaknya pepohonan yang membuay udara sejuk, air mancur yang besar,suara berbagai binatang, dan suara bahagia anak kecil yang berlibur.
"Mbob, itu kan temen lu? Gak mau silaturahmi gitu?" ujarmu iseng sambil menunjuk kandang siamang.
"Njir, gak usah ajak yang lain kali kalo mau berkunjung ke sana,"
"Yang ngajak ke sini siapa coba,"
"Gue,"
"Yaudah,"
"Yaudah kenapa?"
"Tau ah dark," kamu berjalan mendahului Bobby.
"Hehehe, unyu banget sih," Bobby menusul sambil merangkulmu.
"Sana yuk!" ajak Bobby. Ia menunjuk ke sebuah tempat di mana para pengunjung bisa berinteraksi dengan hewan.
"Gue mau foto sama elang ah. Fotoin dong," Bobby menyerahkan hp-nya ke kamu.
Kamu mengambil foto Bobby bersama elang.
"Wih tampan sekali," puji Bobby setelah melihat hasil fotonya.
"Anjir, puji diri sendiri masa," kamu tertawa.
"Eh, gue mau selfie sama orang utan!" ujar Bobby heboh, tidak sabar untuk selfie.
"Oh, jadi selfie sama istri tujuannya ke kebun binatang?" candamu.
"Istri gue kan lo,"
"Dih, kayak gue mau aja,"
"Tapi emang mau beneran kan?" goda Bobby.
Pipimu bersemu merah. "Buruan foto gih!"
Bobby lalu duduk dan disampingnya sudah ada pawang orang utan. Pawang itu mendekatkan orang utan untuk berselfie dengan Bobby. Kamu menyiapkan hpmu sendiri untuk mengambil foto Bobby dan orang utan. Orang utan itu mencium Bobby dan Bobby mulai menampilkan wajah absurd-nya. Mau tak mau, kamu tertawa kencang, tak peduli pengunjung lain menatapmu.
"Komuknya dikondisikan mas," ujarmu di sela tawa.
"Orang utannya genit sih," balas Bobby.
"Gue udah selfie sama mertua lho," ujar Bobby bangga.
"Kampret lu,"
"Jan cemburu beb, ntar kita selfie sendiri,"
"Ewh, dikira gue bebek apa,"
"Iya, bebek kan unyu," ujar Bobby lalu merangkulmu lagi. Ia lalu mengangkat hp untuk berselfie setelah mengatur timer.
"Say (y/n) jelekk!" seru Bobby.
Tepat kurang dari 1 detik pengambilan foto, Bobby mencium pipimu.
'Nih, lebih unyu dari yang tadi," gumam Bobby sambil tersenyum puas.
Sedangkan kamu pura-pura memotret apa saja yang ada, untuk menyembunyikan wajah merahmu.