Soothe

520 87 12
                                        

Jimin's POV

Karena bosan diam di dorm, aku dan Yoongi hyung memutuskan untuk jalan-jalan malam di sungai Han. Untungnya kami diizinkan pergi oleh manajer Sejin. Tadinya kami pergi bersama Jungkook dan Namjoon hyung, tapi kami memilih berpisah karena mereka ingin pergi belanja sedangkan aku dan Yoong hyung memilih untuk menenenangkan diri.

Tentu saja kami harus memakai masker dan topi untuk menutupi wajah kami supaya tidak ada fans yang mengetahui, sebenarnya boleh saja jika kita tidak memakai masker saat jalan-jalan. Tapi aku ingin mendapatkan sedikit privasi, jadi aku memutuskan untuk selalu memaka masker saat jalan-jalan.

"Hei aku lapar, ayo kita membeli ramyun," Seru Yoongi hyung yang berjalan di sampingku.

"Aku tidak lapar, tapi ayolah" Timpalku.

Yoongi hyung menengok kearahku, "Yasudah aku saja yang membelinya, kau mau apa? Soda atau choco pie?" Tanyanya.

Yoongi hyung baik sekali ya.

"Cukup satu botol milkis dan sebungkus choco pie," Jawabku sembari mengacungkan jempolku. (Milkis: merk soda dari Korea)

Yoongi hyung berjalan pergi ke convenience store tetapi kemudian ia berbalik ke arahku.

"Kau cari tempat duduk di daerah sana," Ucapnya sembari menunjuk barisan kursi taman yang tertata rapih di dekat sungai Han.

Aku menjawab dengan memberikan sinyal ok dengan tanganku dan kemudian Yoongi hyung pergi membeli makanan. Setelah berjalan mendekati kursi-kursi taman, aku melihat seorang perempuan yang sedang duduk sendiri sambil memakan jagung. Aku menyelidikinya dari jauh, ternyata itu Daeun. Waktu yang pas.

Akupun mendekatinya pelan-pelan. Setelah sampai didepannya aku diam sebentar. Ia tidak sadar akan kehadiranku karena sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu dan ia juga memakai earphone. Kemudian aku memutuskan untuk menyentuh bahu kanannya yang membuat Daeun mendongak kan kepalanya dan ia terlhiat kaget.

"Boleh aku duduh di sampingmu?"

"Ji-jimin?" Ucapnya bingung.

"Iya?" Jawabku sambil duduk disampingnya.

Daeun menggeser posisi duduknya menjadi menghadapku. Ia menyipitkan matanya menyelidiki ku.

"Apa kau tak percaya aku ini Jimin?"

"Apa harus aku membuka maskerku?" Tanyaku sembari bersiap untuk membuka maskerku, tetapi aku mengurungkan niatku untuk membuka masker. Karena bahaya jika ada yang melihat seorang idol bersama seorang wanita malam-malam di taman. Bisa jadi rumor.

"Iya iya aku percaya bahwa kau itu Park Jimin!" Serunya semangat. "Tapi aku bingung kenapa kau bisa jalan-jalan sendiri di pinggir sungai Han? Bagaimana jika ada yang menyerangmu?" Tambahnya lagi.

Aku tersenyum mendengar perkataannya, "Aku ini masih manusia. Seorang idol juga butuh waktu seperti ini.." Kataku mantap.

"Dan juga aku adalah seorang pria yang cukup bisa bela diri, seharusnya aku yang tanya kenapa kau duduk sendirian dipinggir sungai malam-malam begini? Bagaimana jika ada seorang byuntae mengganggumu?" Ucapku panjang lebar.

Daeun tidak menjawab pertanyaanku ia malah terlihat terpaku saat melihat sesuatu dibelakangku. Akupun melihat kebelakangku, Yoongi hyung sedang berjalan dengan membawa semangkuk ramyun dan plastik berisi cemilan. Saat melihat aku dengan Daeun iya terlihat cukup kaget. Tapi ia melanjutkan jalannya dengan santai.

Beloved; myg Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang