Part 18

1.6K 127 30
                                        


Joong Ki melangkah menuju salah satu ruang ICU di rumah sakit angkatan darat. Membawa beberapa kantong makanan yang baru saja dibelinya. Ia melangkah pelan menghampiri Seo Dae Young yang duduk di kursi tunggu di depan ruang rawat Letjen Yoon. Operasi berjalan lancar setelah 3 jam menunggu dan kini Letjen Yoon telah dipindahkan ke ruang ICU.

"Dokter Moon di dalam?" tanyanya pada Seo Dae Young.

"Tidak, Kapten. Hanya Letnan Yoon yang di dalam. Aku tidak melihatnya sejak kau pergi tadi," jawabnya.

Joong Ki menghela nafas resah, ia menyerahkan kantong makanan yang dibawanya kepada Seo Dae Young. "Makanlah. Berikan juga pada Myeong Joo. Aku pergi dulu," ucapnya sebelum ia bergegas pergi meninggalkan Seo Dae Young yang bahkan belum sempat berterimakasih.

Joong Ki berlari menyusuri koridor rumah sakit. Berusaha mencari keberadaan Chae Won. Ia bahkan pergi ke unit bedah namun rekan Chae Won mengatakan bahwa mereka tidak melihat ketua tim mereka itu. Joong Ki akhirnya menuju ke atap rumah sakit. Satu-satunya tempat yang belum ia datangi. Dan ternyata benar, disanalah Chae Won berada. Duduk sendirian di bangku sambil menatap lurus ke depan.

"Kau disini?" tanya Joong Ki.

Chae Won menoleh kaget. Ia tak menyadari kedatangan kekasihnya itu. Ia kembali menatap ke depan, menghiraukan Joong Ki yang berjalan mendekatinya. Joong Ki duduk di samping Chae Won. Mengarahkan tatapannya ke wajah datar Chae Won.

"Kau tidak kedinginan disini?" tanyanya lembut.

Chae Won tak bergeming. Ia tetap diam bahkan tak sedikitpun menatap Joong Ki. Hingga akhirnya ia berbicara beberapa menit kemudian. "Kenapa kau kesini?"

Joong Ki menghela nafas. "Maafkan aku," ucapnya pelan.

"Bukan salahmu. Kau berhak untuk berhenti jika kau memang ingin berhenti," ucap Chae Won.

"Aku hanya takut terjadi sesuatu padamu," ucap Joong Ki, membuat Chae Won menoleh ke arahnya.

"Sejujurnya.... Aku tidak tahu mengapa aku jadi seperti ini. Seperti yang kau tahu, aku belum pernah menjalani hubungan dengan wanita. Aku bahkan tidak tahu apa itu cinta," ucap Joong Ki sembari tersenyum hambar.

"Ketika kau koma dan mengalami beberapa kali kondisi kritis, aku baru menyadari bahwa aku sangat takut kehilanganmu," lanjut joong Ki

Chae Won tetap diam. Tak menanggapi pengakuan Joong Ki. Kesunyian kembali menyergap mereka berdua. Hembusan angin malam perlahan membuat Chae Won merapatkan sweater yang ia kenakan.

Joong Ki tersenyum. "Kau tidak lelah? Ayo kita pulang. Kau harus banyak beristirahat," ajak Joong Ki.

Chae Won masih tetap terdiam. Pasrah ketika Joong Ki menarik tangannya untuk beranjak.

~oOo~

Cahaya matahari pagi yang menyeruak lewat celah jendela membuat tidur seorang pria terusik. Ia menggeliat pelan, menggerakkan tubuhnya di atas sofa yang tidak terlalu besar itu, lantas membuka matanya perlahan. Kesadarannya seketika kembali sepenuhnya tatkala ia mendapati tempat tidur di ruangan yang ditempatinya kosong. Ia langsung terbangun. Menyisir seluruh sudut apartemen miliknya dengan gusar. Merasa frustasi saat ia tak juga mendapati keberadaan wanitanya. Ia hendak meraih ponselnya yang tergeletak di meja tatkala ia mendengar bunyi pintu apartemennya terbuka. Menampakkan wanita yang ia cari sedari tadi dengan kantung kertas penuh belanjaan.

"Kau darimana? Kenapa kau pergi tanpa memberitahuku?" sembur Joong Ki dengan sedikit emosi.

"Apa aku harus selalu melapor padamu kemana aku akan pergi? Bahkan kau sendiri tidak mau memberitahuku kemana kau akan pergi," jawab Chae Won ketus.

The X FilesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang