“Asli mager banget kesekolah.. libur begini masih aja kesekolah. Kaya ga ada tempat laen aja” gerutumu kesal sembari berjalan memasuki gerbang sekolah.
Kamu semakin merasa kesal karena disana sangat sepi, tidak terlihat ada tanda-tanda keberadaan temanmu disana.
Kamu pun segera duduk di bangku yang ada ditaman sekolahmu dan mengecek HP mu yang dibanjiri oleh notif Line.
Kerkel dong (8)
Teday : ehh gue ga bisa, ada rapat keluarga
Sleepy : 💩💩
Teday : dihh serius
Mbing : gw ga bisa, mau lomba saman
Sleepy : semangat ya mbing q 😘💕
Qoqo : ^jiji ewh
Nuri : jadi hmana inu krekelnua?
Teday : ^bnerin ae dulu tulisannya
Nuri : eh maaf typo
Nuri : jadi gmna ini kerkelnya? Yg bisa siapa aja?
You : WOI GUE UDAH DISEKOLAH INI.. JADI GA SIHH??
Sleepy : kalem mba itu capslock ampe jebol gitu
Teday : ^(2)
Mbing : ^(3)
Ndutz : ^(4)
Qoqo : ^(5)
Tati : ^(6)
Nuri : eh itu (y/n) kasian sendirian
Sleepy : gue mendadak ga bisa nih, emak ngajakin jalan hmz
You : bodo ah gue pulang.
Read by 6
Akhirnya kamu pulang dengan perasaan kesal karena kelompokmu sangat sangat tidak jelas(?)
Sesampainya di rumah kamu memutuskan untuk menelpon sahabatmu.
You : cha temenin gue ke MnG GD dong
Icha : eh asli ini lu ga ada basa-basi nya pisan. Kapan emang?
You : hehe ngapain juga basa-basi sama lu. Ntar sore cha di Lottemart terdekat (?)
Icha : oke dah. Ntar gue kerumah lu abis ashar
You : tengkyuh Icha sayang
Icha : jiji gue
-beep-
Kamu pun segera menyiapkan apa saja yang ingin kamu bawa nantinya. Mulai dari mencharger powerbank, hingga menyiapkan pakaian yang akan kamu gunakan.
Jantungmu mulai berdebar hebat karena membayangkan pertemuan mu dengan G-Dragon kala itu. Dan sekarang kamu akan menemuinya lagi. Sungguh suatu keberuntungan bagi mu.
Sesampainya disana, banyak sekali orang yang mengerumuni G-Dragon. Kamu ingin mendekatinya, tapi takut terinjak-injak. Untungnya tidak berapa lama suasana menjadi kondusif dan kamu pun ikut memasuki barisan untuk mendapatkan tanda tangan G-Dragon.
Akhirnya giliranmu pun tiba. GD memandangmu sambil tersenyum kapadamu.
“Hi, ternyata kamu datang juga (y/n)” ujarnya membuka percakapan denganmu.
“Iya, oppa. Ahh aku senang sekali bisa bertemu denganmu lagi, oppa.”
Tiba-tiba dia mengacak-acak rambutmu gemas. Ya kamu pun menjadi salah tingkah karenanya, bahkan debar jantungmu mulai tidak terkendali.
“Eum.. Oppa, bolehkah aku mendapatkan tanda tanganmu juga?” tanyamu grogi.
“Ne? Tentu saja” dia pun tersenyum simpul mendengarnya.
“kalo mendapatkan hatimu boleh ga oppa?😂” batinmu.
Dia pun segera menuliskan tanda tangannya diatas buku yang kamu sodorkan padanya.
“Gamsahamnida,Oppa. Saranghaeyo Jiyongie Oppa”
Saat kamu ingin pergi tiba-tiba saja dia menarik tanganmu dan mendekatkan wajahnya ke telingamu dan membisikkan sesuatu.
“Tunggu aku di restauran kemarin. Hati-hati dijalan” kamu pun mengangguk dan semakin salah tingkah.
Dan kemudian setelah acara itu selesai kamu segera ke restauran milik ayah sahabatmu itu untuk menunggunya sekaligus mengisi perutmu yang kosong.
Selang beberapa lama, sebuah mobil van hitam tiba di restauran itu. Seperti dugaanmu, yang keluar adalah orang yang sedari tadi kamu tunggu. Ia pun masuk dan langsung menghampiri mejamu. Tanpa basa-basi dia langsung duduk dihadapanmu dan memandangmu sambil tersenyum manis.
“jantung, ku harap kamu baik-baik saja” batinmu.
“(y/n), kamu sudah makan?” tanyanya.
“ya? Eum, sudah o.. oppa. Oppa?” jelas sekali kamu sedang salah tingkah dihadapannya.
“Aku juga sudah. Oiya boleh oppa meminjam HP mu sebentar?” kamu pun membisu karena tiba-tiba seorang GD ingin meminjam HP mu.
Mungkinkah? Mungkinkah dia ingin menelpon ayah dan ibumu untuk meminta restu dari mereka? //Plakk
Kamu pun segera meminjamkan HP mu padanya. Setelah menerimanya, kamu melihat dia mengetik sesuatu di HP mu, dan setelah itu ia kembalikan padamu.
“Ya, sudah selesai. Maaf (y/n) oppa harus pergi, see u later” ujarnya sembari melenggang pergi.
Kalau ini drama mungkin kamu akan berkata
“oppaa,, jangan tinggalkan aku.. aku tidak ingin oppa pergi..”
“oppa tidak bisa disini lebih lama lagi, oppa harus pergi.”
“jika aku telah berbuat kesalahan, maafkan aku oppa.. kumohon,, janganlah seperti ini”(sambil nangis)
“tidak (y/n), kamu tidak pernah berbuat salah sama oppa. Jadi tolong biarkan oppa pergi. Oppa berjanji akan kembali. Jadi jaga dirimu baik-baik disini. Selamat tinggal”
“tidaaaakkkkk... Oppa... Hiks hiks.. oppa jangan pergi... Hiks hiks”
Tapi untungnya kamu tidak seperti itu. Kamu tersenyum sembari menyaksikan dia pergi. Dan memutuskan untuk pulang kerumah.
.
.
.
.
.
Ehemm.. kapan yya gue di notice sama bias?😱
Pasti ini garing banget yya?😂😂
Iya gue tau ko😢
KAMU SEDANG MEMBACA
Imagine Your Bias [GD]
Fanfiction-Gimana jadinya kalo kamu ketemu sama bias, ngobrol sama bias, deket sama bias, jalan bareng sama bias, atau bahkan sampe di sayang sama bias. Ahh itu pasti harapan terbesar buat seorang fangirl. Tapi, itu bisa aja terjadi kok di khayalan mu. Jadi...
![Imagine Your Bias [GD]](https://img.wattpad.com/cover/102647146-64-k787220.jpg)