chapter 9

1.2K 99 11
                                    

"Donghae-ya mulai lusa hyung tak bisa menemanimu, selama satu minggu hyung ada kegiatan outbond untuk acara kampus di pulau jeju.  Kamu tak apa kan hyung tinggal hanya bersama appa? "Tanya leeteuk meminta izin pada donghae di sela-sela duduk santainya

"Satu minggu hyung,, Kenapa lama sekali? Jawab donghae Seakan tak rela .

"Itu sudah ketentuan kampus hae,,  hyung hanya mengkordinasikannya saja"

"Hmm..  Begitu ya hyung? "Lirih donghae

"Ne hae,,  hanya satu minggu kok.  Nanti setelah selesai hyung janji apapun yg kamu inginkan bakal hyung kabulkan "

"Hyung yakin bisa mengabulkan apa yg aku inginkan? "

"Ya selagi hyung bisa apapun akan hyung lakukan untukmu hae "

"Sebenarnya Aku ingin... "Ucap donghae terputus.

"Ingin apa hae?  "

"Hmm..  Nanti saja deh hyung pasti akan tau kok" senyum donghae

"Eoh ya sudah, Jadi gimana boleh kan? "

"Ne hyung boleh..  Itukan sudah kewajiban hyung jadi aku tak mau hanya gara-gara aku tidak mengizinkan semuanya jadi gagal deh "

"Syukurlah kamu sangat mengerti hyung hae "

"Pastilah hyung..  Aku hanya mencoba saling mengerti diantara kita"

Leeteuk hanya bisa tersenyum setelah mendengar jawaban dongsaengnya..  Mengelus lembut Puncak kepala donghae yg berada di bagian paha leeteuk.
"Kamu semakin dewasa hae" batin leeteuk
Ya mereka kini sedang menikmati udara di sore hari. Duduk di sebuah balkon kediaman mr. Lee

"Oiya hyung tak biasanya hyung pulang cepat? " tanya donghae yg heran hyungnya pulang lebih awal..  Akhir-akhir ini biasanya dia pulang selalu telat,  tapi untuk hari ini dia bahkan menjemputnya.  Saat  dirinya keluar gerbang berniat ikut bareng eunhyuk lagi,  hyungnya sudah berdiri bersandar disamping mobilnya.. 

"Jadi kamu gak suka hyung pulang cepat" goda leeteuk
Entah kenapa dia sangat suka menggoda adiknya

"Ah ani hyung,  bukan gitu maksudnya cuma tak biasanya aja hyung pulang cepat bahkan sempat menjemput aku? "
Bela donghae bahkan kini bibirnya sudah mengerucut seperti bocah yg sedang kesal tak di belikan es krim. .
Baru saja leeteuk memujinya makin dewasa tapi sekian detik berubah seperti anak umur 5 tahun saja.

"Omo..  Dongsaeng hyung kesal nih ceritanya? 

"Ani..  Siapa juga yg kesal? "

"Haha.. Hyung cuma becanda hae ayo dong senyum jangan cemberut gitu ah "

"Nih aku sudah senyum,  ya sudah jawab dulu pertanyaan aku hyung"

"Iya hyung jawab,  hari ini hyung cuma ada satu mata kuliah, karena ada salah satu dosen gak masuk, sedangkan di organisasi memang lgi di liburkan menjelang pelaksanaan outbound nanti ,jadinya langsung saja selesai pelajaran hyung langsung jemput kamu hae"

"Oh begitu,  sering-seringlah begini hyung biar aku gk kesepian terus,  setiap pulang sekolah selalu saja aku sendirian di rumah andai eomma masih ada pasti dia akan selalu menemaniku"

Deg!

Leeteuk seperti mendapat petir di siang hari tanpa ada hujan dan angin.. Saat mendengar ucapan adiknya dia baru sadar terlalu sering meninggalkannya di rumah sendiri, sedangkan dia terlalu sibuk dengan urusan di kampusnya tanpa sempat memperhatikan dongsaengnya.

"Mianhae hae hyung akhir-akhir ini memang terlalu sibuk dengan urusan kampus , hyung jadi tak bisa menemanimu.. Dan tentang eomma dia sudah bahagia di sana hae,,  jadi kamu jangan mengharapkan eomma masih disini.  Masih ada hyung dan juga appa kamu gk sendiri hae "

Mianhaeyo AppaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang