No, don't leave me, please...

3K 261 9
                                        

"Kyungsoo-ya, jebal, dengarkan penjelasanku dulu." Kata Chanyeol, terus berusaha menyeimbangkan langkahnya dengan lelaki mungil di depannya yang berjalan dengan sangat cepat. "Kyungsoo-ya." Lirih Chanyeol tanpa putus asa mencoba menghentikan Kyungsoo, yang wajahnya sudah memerah dengan airmata menggenang di pelupuknya.

Saat akan masuk ke dalam kamar, Chanyeol berhasil menahan tubuh Kyungsoo dan tanpa basa-basi langsung menarik tubuh mungil itu ke dalam dekapannya. Kyungsoo meronta dan mencoba melepaskan dekapan Chanyeol.

"Pergi! Tinggalkan aku sendiri! Aku sedang tak ingin melihatmu!" Kata Kyungsoo berteriak keras, dan mulai sesenggukan menangis.

Tapi Chanyeol tidak menghiraukannya dan semakin mengeratkan pelukannya, tak peduli Kyungsoo terus berusaha melepaskan diri dan mulai memukuli bahkan mencakar lengannya hingga terluka. Air mata pun mulai membasahi pipi Chanyeol yang mengetahui jika perasaan kekasihnya ini pasti sedang terluka juga.
Lelaki jangkung itu berusaha ikut memahami rasa sakit hati lelaki mungil kesayangannya itu. Baginya luka cakaran Kyungsoo tidak seberapa, yang pasti asalkan dia bisa terus mendekap Kyungsoo seperti ini dengan erat sampai ia sendiri akhirnya berhenti meronta.

Suara Kyungsoo yang menangis terisak di dadanya sungguh menyayat hati Chanyeol. Ia sungguh tak menyangka jika reaksi Kyungsoo akan seperti ini. Beberapa member yang mendengar suara keributan dari arah kamar Kyungsoo pun berlarian menghampiri dengan wajah panik. Tapi mereka tak berani mendekat dan hanya melihat dari jauh Chanyeol dan Kyungsoo yang sedang saling berpelukan. Kecemasan terlihat jelas di wajah masing-masing member.

"Kumohon." Bisik Chanyeol lirih. "Dengarkan penjelasanku dulu, Kyungsoo-ya. Chagi-ya. Kumohon."

Kyungsoo tidak menjawab dan masih terisak di dada Chanyeol. Ia sudah berhenti meronta namun masih terus menangis. Saat Chanyeol sudah merasa kalau kekasihnya itu sudah lebih tenang, tanpa ia duga tiba-tiba Kyungsoo mendorongnya dengan sangat kuat membuat Chanyeol terjungkal ke belakang.
Dengan wajah luar biasa terkejut, Chanyeol memandang wajah Kyungsoo yang sudah basah akan airmata dengan mata memerah yang juga basah. Bisa Chanyeol lihat wajah penuh kepiluan dan kesakitan itu, hingga akhirnya Kyungsoo segera masuk ke kamar dengan membanting pintu dan menguncinya.

Chanyeol segera bangkit dan mencoba usaha sia-sia dengan mengetuk pintu kamar Kyungsoo yang terkunci.

"Kyungsoo-ya. Chagi-ya. Kumohon buka pintunya. Dengarkan apa yang ingin aku jelaskan." Kata Chanyeol tanpa kenal lelah terus mengetuk pintu dan berusaha membukanya.

Sekitar sepuluh menit Chanyeol masih mengetuk pintu kamar walau ia sendiri tahu hal itu sangat sia-sia tentunya. Perlahan ia terduduk di depan pintu kamar dan air mata kembali meleleh ke pipinya. Semua member hanya bisa memandang sendu ke arahnya.

"Kumohon, Chagi-ya. Aku hanya mencintaimu." Tetesan airmata pun jatuh ke bumi, bersamaan dengan rasa menyesal dalam diri Chanyeol.

Di dalam kamar, Kyungsoo hanya duduk di sisi tempat tidurnya, dengan kepala tertunduk dan melanjutkan tangisnya. Ia meraih dadanya yang terasa begitu sesak dan menyakitkan. Sesuatu di dalam sana begitu terasa tertusuk dan perih sekali, setelah mendengar sebuah berita yang amat tidak diduganya.
Kyungsoo menggelengkan kepalanya cepat-cepat namun hal itu malah membuat tangisannya semakin keras dan sakit di dalam dadanya semakin menjadi. Ia tak sanggup harus terus menahan rasa sakit ini. Ia tak sanggup menerima kenyataan. Ia tak sanggup, sungguh tak sanggup jika harus kehilangan Park Chanyeol yang sangat ia cintai.

Entah kenapa waktu terasa begitu sangat lama dan Kyungsoo sudah tidak mendengar suara Chanyeol dari depan pintu. Mungkin kekasihnya itu sudah menyerah untuk berusaha menemuinya, pikir Kyungsoo, dan itu malah membuat Kyungsoo semakin sakit hati. Yang ia tahu Chanyeol bukanlah orang yang mudah menyerah jika Kyungsoo marah padanya. Lelaki jangkung itu akan melakukan berbagai cara agar Kyungsoo luluh dan mau memaafkannya. Tapi kini, Chanyeol sepertinya sudah meninggalkan depan pintu, yang artinya menurut Kyungsoo kalau kekasihnya itu menyerah untuk meluluhkan hatinya kali ini.

Sesekali Kyungsoo bisa mendengar suara member yang lain, seperti Baekhyun, Suho, Sehun, yang mengetuk pintu kamar dan memanggil namanya. Tapi itu tidak membuat Kyungsoo bergerak dari posisinya semula. Dengan mata sembab dan masih ada isakan kecil, Kyungsoo mengerling jam kecil diatas nakas. Entah sudah sejam atau dua jam ia terus menangis mengurung diri dikamarnya begini.

Kenapa Chanyeol menyerah untuk menemuinya? Kenapa ia berhenti berusaha untuk bisa bertemu dengannya?
Pertanyaan yang terus berputar di kepala Kyungsoo, yang malah membuatnya pusing memikirkannya.

Saat Kyungsoo akan beranjak dari tempat tidur, sebuah pesan Line masuk ke ponselnya. Kyungsoo membuka pesan itu yang ia sadari dikirim oleh kekasihnya, Chanyeol. Awalnya ia ingin mendiamkan pesan itu, namun rasa penasaran membuat Kyungsoo akhirnya membuka pesan yang ternyata berisi sebuah video.

Pesan lain muncul dibawah video itu.

"oneureun gajima...
oneulman gajima, Do Kyungsoo...
oneulman deo yeope isseo jumyeon na ijeul su isseo...
oneureun gajima...
oneulman gajima, Do Kyungsoo....
oneulman deo yeope isseo jumyeon
na noryeoghae bolge
jebal nal tteonajima

oneureun gajima, Chagi-ya..."

Pesan yang dikirim oleh Chanyeol itu sukses membuat Kyungsoo kembali menangis. Rupanya Chanyeol tiba-tiba menghilang begitu saja karena pergi ke studio dan melakukan cover lagu itu. Kyungsoo semakin tak sanggup, dan tak tahu harus bagaimana. Ia pun tak ingin kehilangan Chanyeol. Ia tak ingin kehilangan kekasih yang ia cintai itu.
Satu pesan lain masuk dan Kyungsoo membukanya.

"Aku tidak ada hubungan apapun dengan Sunbin. Aku bersumpah. Itu hanya berita gosip biasa kumohon jangan memercayai itu, Kyungsoo-ya.
Kuharap melalui lagu ini kau bisa mengerti betapa cintaku hanya milikmu, Chagi-ya. Aku tak akan pernah meninggalkanmu apapun yang terjadi, hanya kau yang ada di hati Park Chanyeol. Kumohon, jangan tinggalkan aku juga. Salang haeyo..."

Tangisan Kyungsoo pecah dan semakin keras sampai ia harus mengambil bantal untuk meredamkan suaranya. Hatinya sakit, memang, mendengar berita yang mengatakan kalau Chanyeol dekat dan berkencan dengan Sunbin. Tapi, hatinya semakin sakit karena tahu kalau rasa cintanya pada Chanyeol terlalu besar, dan rasa tak ingin kehilangannya juga begitu dalam.

"Aku juga mencintaimu, Chanyeol." Isak Kyungsoo pilu di dalam bantal. "Aku pun tak mau kehilanganmu."

*

Karena abis liat update nya terbaru Chanyeol di IG yang cover lagunya Im Sejun jadi langsung bikin thor terinspirasi bikin cerita receh ini 😅
Sampe thor sengaja download lagu versi aslinya nih

Di itunes ga ada versi Chanyeol, adanya versi aslinya itupun duet sama Ben 😁 Serius ni lagu dalem bgt maknanya, mewek mewek deh kalo paham arti lagu ini sambil muter ulang2 terus2anLangsung aja deh thor keingetan rumor yg bilang kalo Chanyeol lag...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Di itunes ga ada versi Chanyeol, adanya versi aslinya itupun duet sama Ben 😁
Serius ni lagu dalem bgt maknanya, mewek mewek deh kalo paham arti lagu ini sambil muter ulang2 terus2an
Langsung aja deh thor keingetan rumor yg bilang kalo Chanyeol lagi deket Sama Sunbin
Terlepas dari bener ato ga tuh rumor, thor bukan mau bergosip ya 😂 itu cm jd dasar thor bikin part ini khusus, samasekali NO HARD FEELING

Mudah2an aja suka sama part receh ini ya 😂 diharapkan tidak baper wkwkwk

Chansoo LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang