Oleh : Septi Nofia Sari
Ma, tak kunjung pulas malam ini tidurku
Tak jua kunjung lenyap gelisah dalam dadaku
Sepiring nasi pun tak mau masuk menjamah kerongkonganku
Ma, dewi malam di luar sana lagi cantik-cantiknya
Gemintang pun gemerlapan mempesona
Namun netraku enggan menatapnya
Ma, perihal seberkas rasa yang bersemayam di jiwa
Yang menggumpal bagai awan mendung hendak menumpahkan runai-rinai hujannya
Atau barangkali macam resah sang pungguk yang mendamba bulan pujaannya
Ma, kini aku tahu rasa itu apa
Ini rindu, Ma
Rindu seorang anak pada ibundanya
Magelang, 24 Juli 2017
