"Hoya-ya, tunggu aku jebal.."
Happy Reading ^^
Sunggyu dan Woohyun kini telah kembali ke tempat Heechul dan Han Geng berada, namun ekspresi Garvas berbeda saat tiba disana dan itu disadari oleh Moza, sesama Guardiannya.
"Apa yang kau pikirkan?" Tanya Moza dengan bahasa yang hanya Guardian saja yang mengerti.
"Entah kenapa aku merasa tidak tenang, sejak tadi aku merasa seperti ada yang memperhatikan kita." Jawab Garvas sembari memandang ke segala arah.
Heechul menghampiri Sunggyu, "Mianhae, aku tidak bermaksud, ehm.." ujarnya menunduk sembari menggaruk pipinya yang tidak gatal.
"Aniya, gwenchana hyung. Aku juga minta maaf karena emosi tadi." Ujarnya kemudian menatap Woohyun lembut, dan dibalas oleh usakan lembut pada surai madunya.
"Kajja, kita mulai bersiap bertarung satu sama lain, dan k-"
"Percuma, tidak lama lagi kalian akan mati."
Ucapan Han Geng terpotong saat sebuah suara menginterupsi, dan fokus empat namja itu kini teralihkan ke seorang namja tampan dengan sweater hitamnya.
"PETOOKK PETOOOKKKK" Kokok Kyuzizi seiring namja asing itu semakin melangkah mendekati mereka.
"Rrrrrrrr" Tak lama Heebum menggeram dan melangkah hingga Pet itu di depan Heechul bermaksud melindunginya.
"W-wae?" Tanya Woohyun bingung.
"Hahahaha, Pets konyol. Aku tidak akan menyerang kalian."
"Hentikan candaanmu, Kim Myungsoo." Kini seorang namja lain melangkah menyusul Myungsoo yang sudah berada di depannya.
Myungsoo membungkuk hormat saat namja asing lain kini berdiri di samping Myungsoo. Membuat Heebum semakin menggeram bersiap menyerang, dan Kyuzizi yang semakin berkokok kencang.
'A-aura ini...'
Heechul yang merasakan aura mengerikan saat namja asing itu datang, membuat dirinya dan Han Geng beserta Moza yang berada di belakang Han Geng, sedikit berlari dan kini mereka berada di depan Sunggyu dan Woohyun.
"Gyu-ie, tetaplah di belakangku." Titah Heechul yang tak melepaskan pandangannya pada namja asing itu.
"Woohyun, perhatikan gerakan namja itu, dan berhati-hatilah dengannya." Ujar Han Geng yang berada di depan Woohyun dan Moza.
"Hehehehehe HAHAHAHAHAHHAHA astaga kalian membuatku tertawa.." tawanya sembari mengusap air mata yang mengalir dari mata merahnya, "Aku tidak menyangka, kau mengingatku, Kim Heechul.." desisnya di akhir dan menatap Heechul tajam.
"Kau mau kutebas lagi hah?! Dasar Strigoi brengsek!!" Bentak Heechul sembari mengeluarkan katananya dari punggungnya.
Sunggyu menatap heran namja asing itu, dan namja asing itu membalas tatapan itu dengan tatapan meremehkan, "Aahh, dia sudah besar yaa~ Padahal terakhir dia hanya menangis di belakang orang tuanya~"
DEG
"M-mwo...?" Ucap Sunggyu, ia mencoba mengingat sembari menatap intens namja itu.
Iris merah itu..
Rambut peraknya..
Senyuman licik itu..
DEG
"A-andw-dwae...." Sunggyu terduduk gemetar, ia kembali mengingat kejadian kelam itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
[WooGyu] The Daywalker
Fanfiction"Mungkin bagimu aku hanyalah manusia culun yang harus dimusnahkan. Tapi, saat malam hari, bersiaplah kau yang kumusnahkan." Kim Sunggyu, seorang vampire yang memiliki kelebihan bisa bertahan di siang hari tanpa harus terbakar dan kuat terhadap hal-h...
![[WooGyu] The Daywalker](https://img.wattpad.com/cover/119581566-64-k734634.jpg)