"Mungkin bagimu aku hanyalah manusia culun yang harus dimusnahkan. Tapi, saat malam hari, bersiaplah kau yang kumusnahkan."
Kim Sunggyu, seorang vampire yang memiliki kelebihan bisa bertahan di siang hari tanpa harus terbakar dan kuat terhadap hal-h...
Kuharap begitu, dan jika iya, kupastikan akan melindungi kalian Chul-ie, Gyu-ie.. Hyun-ah, aku percaya padamu.
Happy Reading ! ^^
Kini Woohyun berdiri di depan pintu kamar Sunggyu. Tangannya mengambang di udara, ragu untuk mengetuknya. Hingga suara pemilik kamar tersebut membuyarkan keraguannya.
'Masuklah, Woohyun-ssi.'
DEG
Woohyun mencari sumber suara yang bergema di kepalanya, ia melihat Heechul seonsaeng dan Han Geng saling bersandar satu sama lain, lalu suara siapa itu?
Kim Sunggyu?
Cklek
Woohyun memberanikan diri membuka kenop pintu. Ia berdecak kagum, warna abu-abu mendominasi kamar tersebut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'Pfft, kupikir akan banyak berwarna merah dan menyeramkan'
Woohyun menahan tawanya, dan wajahnya memucat saat melihat ekspresi namja manis tersebut seolah ingin memakannya hidup-hidup.
"Tutup pintunya, dan kemari." Ucap namja manis itu dengan dinginnya.
Woohyun menutup pintu kamar tersebut, dan melangkah mendekati namja yang sedang duduk di tepi ranjang.
Hening melanda suasana kamar tersebut, bahkan si namja tampan berdehem beberapa kali untuk membuka pembicaraan, tapi bibirnya terkunci setiap melihat ekspresi kosong dari namja manis disampingnya.
'Apa yang harus kukatakan..'
"Katakan saja apa yang ingin kau tanyakan."
Woohyun refleks menengokkan kepalanya ke namja manis itu, "Kau..mendengar kata hatiku..?"
"Saat ini, iya. Tapi jika aku tidak fokus padamu, aku tidak bisa mendengar isi hatimu, Woohyun-ssi."
"Cukup Woohyun, jangan seformal itu." 'atau yeobo juga boleh'
"Dalam mimpimu!" Ujar Sunggyu sarkas dan menatap tajam namja di sampingnya.
Gulp
"M-mian, ehm" Woohyun mengalihkan tatapannya ke arah lain.
"Jadi..kenapa kau berpakaian aneh seperti itu?" Oke, inilah pertanyaan Woohyun yang paling membuatnya gatal sejak mengenal Kim Sunggyu dan mengetahui semuanya.
Ia indah, tapi kenapa ditutupi? Banyak yang berusaha memaksakan dirinya agar dilihat sempurna, namun banyak juga yang gagal karena hasilnya tidak alami.
Sedangkan Kim Sunggyu? Bagi Woohyun, ia sudah gila karena keindahan iris merah dan bibir cherry namja itu.
"Aneh? Hahaha bagiku itu tameng." Woohyun terkesima saat gigi rapih itu terlihat begitu manis saat Sunggyu tertawa, "Setiap makhluk seperti kami, harus memiliki perasaan negatif yang dominan. Semakin kuat perasaan itu, maka semakin kuat kekuatan kami, walaupun tidak sebanding dengan melakukan ritual yang hanya ada 100 tahun sekali."