Chapter 22 : Game Over

526 68 101
                                        

"A-andwae...."






Happy Reading ^^





Tetes demi tetes darah mengalir dari perpotongan leher seorang namja yang sedang memeluk namja lain. Hoya membulatkan matanya dalam pelukan Dongwoo saat Incubus King menggigit leher sang Astaroth dari belakangnya dan menghisap darah sang Astaroth.

"C-chagi..."

SYUUUTTT


"GYAAARRGGHHHH"

Incubus King kini terlilit oleh rantai cambukan milik Heechul, terseret akibat tarikan Heechul dan membuat Dongwoo merintih teramat sangat akibat cabutan taring yang ditarik paksa itu serta lukanya semakin mengalirkan darahnya.

Dongwoo tidak melepas pelukannya, walaupun tubuhnya semakin melemah, "Lee.. Howon... Sarang...hae.. Hobaby... uljima.. tetaplah hidup.. untukku.. kkkk" kekeh Dongwoo di akhir dan akhirnya ambruk dalam posisi memeluk Hoya.

"A-andwae...Chagi-yaa... Kumohon... Bangun...hiks..."

Woohyun menghentikan pertarungannya, menatap pilu teman manusianya yang menangis sembari memeluk kekasihnya, hingga tanpa sadar beberapa Demon mencoba menyerang Woohyun.

CRASH

"Jangan ada yang berani menyentuh milikku."

Beberapa Demon itu tertebas bahkan tubuh mereka terpisah-pisah. Sunggyu memunggungi Woohyun yang melongo kaget melihat sang kekasih kini di depannya.

GREB

"Hentikan ini, Gyu-ie..."

Sunggyu terdiam dalam pelukan backhug Feedernya, "Jangan membunuh lagi.. Aku.. lelah.. dan sedih..."

"Apa kau tidak takut denganku?"

Woohyun terkekeh sembari tetap memeluk sang kekasih, "Bagiku, kau tetap Nam Sunggyu yang kucintai, Gyu-ie. Dan aku hanya takut kehilanganmu, itu saja."

Sunggyu melepas pelukan sang Feeder tampannya, kemudian menatap namja itu dengan pupil hitam kemerahannya, "Gomawo, Hyun-ie.."

'Sayangnya kita akan berpisah. Mianhae...'

Sunggyu terbang hingga dirinya jauh diatas Woohyun, ia bisa melihat Han Geng serta dua Guardian dan pasukannya yang tersisa masih bertarung untuk mengalahkan musuh.

"Dengarkan aku! Apa kalian masih ingin bertarung dengan sesama kalian? Jika iya, aku yang akan membunuh kalian, karena telah mengotori Conkram." Teriak Sunggyu dengan suara beratnya, kemudian suara antar pedang beradu dan suara tubrukan menghilang, seolah suara Sunggyu menghipnotis mereka untuk mendengarkan sang penerus Raja, King Arthur.

"RAJA KAMI ADALAH INCUBUS KING! BUKAN KAU MOROI !" Teriak seorang Paladin berwarna hitam menatap Sunggyu nyalang, menantang bahwa apa yang ia ucapkan adalah benar.

SYAT

Kini Sunggyu sudah berada di belakang Paladin hitam itu, "Aku tidak pernah main-main dengan ucapanku, hey Paladin pengkhianat."

"S-sejak..kapan...akh!"

BRUK

"GYU-IE, HENTIKAN!" Teriak Woohyun, namun tak digubris oleh sang Moroi.

Sang Moroi mengepakkan sayapnya kembali, menatap ke bawah pada mereka yang menatap ngeri dirinya, "Kuperintahkan kalian hentikan ini semua, menyerahlah. Aku hanya menjalankan harapan King Arthur seperti waktu lalu."

[WooGyu] The DaywalkerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang