Aku heran kenapa dari sekian banyak perusahaan percetakan dan penerbitan mereka memilih perusahaan saingannya ini, sekarang bukan hanya Michael tapi CEO perusahaan ini Jimmy Carter ikut mendesakku.
Jimmy Carter pria berumur empat puluh tahun dengan dua anak hasil pernikahannya dengan seorang model majalah playboy, sekarang dia ikut mengintimidasiku agar menerima pekerjaan yang sudah satu bulan ini aku tolak mentah-mentah.
"Kau hanya memiliki dua pilihan Lana... Mengerjakannya atau dipecat?!" Ancam Jimmy.
What?!
Dipecat?...
Tidak, aku menyukai pekerjaan ini...
Pekerjaan yang menghasilkan uang sangat banyak sehingga bisa mrnaikkan status sosialku dengan berteman dengan beberapa penulis terkenal.Pekerjaanku sangatlah baik, apa mereka benar akan memecatku?!.
Aku menghela nafas, "Okay... Aku akan menerima pekerjaan ini!".Pada akhirnya, aku yang bukan siapa-siapa harus menerima pekerjaan yang tidak aku inginkan.
Apa ini takdir?, Garis takdir yang akan mempertemukan aku dengan keluarga ku yang sebenarnya...
Baru saja aku menyetujui untuk mengedit biografi keluarga Walles, aku sudah mendapatkan undangan untuk makan malam dirumah keluarga itu.
Sepanjang perjalanan aku terus mendesah gelisah, aku bukan penulis tapi mereka bersikap seolah aku penulis.
Sebuah rumah layaknya istana berdiri dengan angkuh dan megah dihadapanku, kaki ku tidak ingin menapak keluar dari taksi jika saja pria itu tidak menyambutku didepan pintu masuk bersama seorang pria tua.
"Welcome Miss Scott!" Sambut seorang pelayan yang membuka pintu taksi.
Aku melangkah terdiam sejenak dibawah anak tangga, ini rumah yang dua puluh dua tahun lalu aku tinggalkan.
Rumah yang menjadi saksi bisu kesakitanku selama ini.
Aku menapakkan kaki dengan tenang menaiki anak tangga, akan kah kenangan itu kembali datang?!.
Kenangan dimana aku pernah bahagia didalam rumah ini.
"Granpa... Kenalkan dia Alana Scott, editor biografi buku kakek nanti" ucap William.
Aku meletakkan tangan kanan ku di dada dan sedikit membungkuk, "Senang bertemu dengan anda Tuan Elroy Walles!".
Tuan Elroy menaikkan salah satu alisnya, dia paham kalau aku tidak ingin bersentuhan dengannya.
"Oh... Kau mengerti salam seorang bangsawan, masuklah Nak!".Dia tidak mengingatku...
Memang aku hanya pernah bertemu beberapa kali dengannya, karena dia dulu tidak tinggal di istana ini.
Tapi melihat sikapnya yang tidak mengenalku membuatku sangat sakit hati, bagaimana pun aku ini cucu nya...
William menatapku dengan pandangan yang susah ditebak, dia berjalan di depanku bersama sang Kakek.
Sepanjang koridor aku menatap foto-foto anggota keluarga Walles, pandanganku tertuju pada foto Dad yang terlihat usang tapi tidak menyurutkan kesan ketampanannya.
Oh Daddy aku sungguh merindukanmu.
"Lewat sini Miss Scott!" Tegur William.
Aku kembali mengikutinya menuju ruang makan, walau dua puluh dua tahun berlalu tetap saja rumah ini masih sama.
Nafasku tercekat melihat kedua paman dan bibi yang dulu pernah mengusirku, mereka masih sama berisiknya dimeja makan.
Seolah ingin mendominasi suasana.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Cutes Aunty (Completed)
RomanceAlana Scott seorang wanita dewasa berumur tiga puluh tahun dengan wajah selayaknya anak sekolah menengah, hidup sendiri ditengah nama besar keluarga yang meninggalkannya. Selama dua puluh dua tahun menghilang pada akhirnya keluarga itu mencarinya ha...