Nada rindu ini mengusik imaji
Sungguh gaduh tuk di dengar dalam hati
Tenangku hilang dalam genggaman
Hatiku cidera tak karuan
Lalu, berteriak memanggil Tuan
Senyuman indah tak nampak
Tuk menyapa hari
Bagai hal langka yang sulit
Tuk ku temui
Hatiku meronta
Menanti tuan yang abadi di hati
Petrichor datang
Rindu menghujam
Menggeliat tak mampu ku tepis
Dan hembus angin membelai jiwa
Ragaku berkelana dalam badai rindu yang menyelimuti
Sambil mengucap namamu..
Wahai sang pemilik hati
~Itsmemhrn
KAMU SEDANG MEMBACA
Coretan Pena
Thơ cahanya sekadar untaian makna tersirat. ~ pesan dariku, tetaplah membaca setiap untaian sajak yang ada. Dan jangan berasumsi terhadap isi dari setiap syair yang kutuliskan, dengan hanya sekadar membaca judul dari setiap bagian syairku. Yakinlah, ada m...
