Baumu terasa pekat
Adamu kian menghilang
Entah kemana
Gemericik suara
Bagai senandung pelipur lara
Hujan..
Hadirmu memecah heningku
Penghibur hatiku
Sepoi angin
Mengguncangkan helai rambutku
Membuatku merasa
Bagai berada dalam masa lalu
Bongkahan kenangan kian tersusun
Dalam pikiranku
Rasanya bagaikan sayatan
Ke dalam intuisiku
Segala rasa berkumpul menjadi satu
Membuat tetes air mata membanjiri pipi
Tangis kerinduan hadir
Dalam hujan
Sebab angin pengiringnya.
~itsmemhrn
KAMU SEDANG MEMBACA
Coretan Pena
Poetryhanya sekadar untaian makna tersirat. ~ pesan dariku, tetaplah membaca setiap untaian sajak yang ada. Dan jangan berasumsi terhadap isi dari setiap syair yang kutuliskan, dengan hanya sekadar membaca judul dari setiap bagian syairku. Yakinlah, ada m...
