Kawan...
Adakah yang lebih menyakitkan, dari terbenamnya rasamu?
Di saat aku sedang candu saban waktu
Ku harap kau datang berjumpa denganku
Walau hanya dalam mimpi lelapku
Seluruh otak terasa penuh
Mengeluarkan peluh kegalauan
Membuatku terjaga dan memikirkanmu
Kenangan itu menggenang
Mulai berserakan
Ia mengambang bak dalam genangan air rasa
Hasil korelasi cinta kita
Kawan...
Adakah yang lebih menyakitkan?
Ketika rasa masih tersimpan untukmu
Namun kau sangat cepat untuk pergi berlalu
Menggandeng wanita itu
Oh tidak...
Betapa konyol bukan?
Kau sudah jelas berpaling
Namun aku masih terjebak dalam kenangan
Sewaktu kita berpacaran
Kau sudah jelas menyingsing
Dari tengah lautan rasa di antara kita
Kau mulai menepi
Menuju pelabuhan cinta berikutnya
Saat apa yang nampak saat itu
Tepat di depan mataku
Engkau nampak bercumbu dengan wanita itu
Rasaku dihunus oleh cemburu
~Itsmemhrn
Request by : @anhyeHr
Udah baper belum??
Aku tunggu komennya! :)
Maaf ya jika di luar ekspektasi.. hehehe
KAMU SEDANG MEMBACA
Coretan Pena
Poesiahanya sekadar untaian makna tersirat. ~ pesan dariku, tetaplah membaca setiap untaian sajak yang ada. Dan jangan berasumsi terhadap isi dari setiap syair yang kutuliskan, dengan hanya sekadar membaca judul dari setiap bagian syairku. Yakinlah, ada m...
