Salsha berdiri di gerbang, menunggu Kiki yang akan mengajaknya pulang bersama. Lebih tepatnya Kiki memaksa Salsha untuk pulang bersamanya. Tiba-tiba Salsha melihat pemandangan yang membuat hatinya tercubit, melihat Aldi tertawa lepas bersama Caitlin. Aldi terlihat sangat bahagia bersama Caitlin, tapi kenapa Salsha tidak menyukai itu?
Kenapa Salsha tetap mencintai Aldi padahal Aldi sudah menyakitinya berkali-kali?
Apa yang harus Salsha lakukan untuk menghilangkan cinta untuk Aldi di dalam hatinya?
Ia berjanji, tidak akan meminta Aldi untuk mencintainya. Biarkan Aldi bahagia bersama dengan Caitlin, pilihannya. Dan salah satu cara Salsha untuk melupakan Aldi adalah...pergi.
"Kalau dengan cara pergi, gue bisa lupain bahkan menghapus rasa cinta gue sama kak Aldi, makan gue akan pergi" lirih Salsha.
Ya, mommy benar. Keputusan mommy untuk memindahkan Salsha ke Paris sangat sangat tepat. Tapi sebelum itu, ia harus menyatukan CJR kembali seperti dulu, seperti saat Salsha belum pindah ke Middle Town High School.
"Sal?" tiba-tiba ada yang menepuk pundak Salsha. Membuat Salsha terkejut.
"Eh sorry kalau lo kaget!" ucap Bastian merasa bersalah saat Salsha terkejut akibat dirinya.
"Abisnya gue perhatiin lo dari jauh, lo ngelamun! Ngelamunin apaan sih?" tanya Bastian penasaran.
"Nggak kok! Cassie sama Steffi dimana?"
"Masih di kelas. Lo mau ikut kumpul nggak? Udah lama loh kita nggak kumpul bareng!" ajak Bastian.
"Boleh! Gue bilang ke abang dulu ya." Salsha mengambil handphone miliknya di saku seragam berniat menghubungi abangnya itu.
"Sekalian aja ajak bang Kiki sama kak Nadine!" seru Bastian.
"Oke!"
Salsha mencari kontak Kiki, setelah menemukannya Salsha langsung menghubunginya.
'Hallo de? Iya bentar! Abang sama Nadine otw nih!' ucap Kiki.
Kiki langsung mematikan sambungan dari Salsha. Salsha pun mendengus kesal, selalu saja begitu, seenaknya mematikan sambungan. Padahal Salsha belum berbicara sepatah katapun!
"Kenapa?" tanya Steffi dan Cassie bersamaan, yang sudah bergabung dengan Salsha dan Bastian.
"Biasa! Si abang matiin telfon dari gue! Kan gue jadi bete!" keluh Salsha.
"Aduh gitu aja bete!" ucap Bastian seraya mencubit kedua pipi Salsha dengan gemas.
"Ekhm! Kita jadi nggak sih mau jalannya?!" ucap Cassie terdengar sekali jika nada suaranya berbeda dari biasanya, dan Salsha menyadari hal itu.
'Ada apa sama Cassie? Kok nada suara dia beda?' heran Salsha.
"Wih!! Ada apa nih pada kumpul?" tanya Kiki saat dirinya dan Nadine ikut berkumpul bersama dengan Sslsha, Steffi, Cassie dan Bastian.
"Kita mau kumpul nih! Lo mau ikut nggak bang?" tawar Bastian.
"Boleh deh! Kamu ikut kan Nad?" tanya Kiki pada Nadine.
"Boleh juga tuh!" seru Nadine menyetujui.
Lalu mereka pun memutuskan untuk pergi ke mall terdekat.
"Mau makan atau main dulu nih?" tanya Kiki saat mereka semua sudah berada di mall tujuan mereka.
"Main dulu lah!" jawab Cassie, Steffi, dan Bastian bersamaan.
Kiki dan Nadine memisahkan diri entah kemana. Steffi dan Cassie bermain pump, sementara Salsha mencoba memainkan ambil boneka.
KAMU SEDANG MEMBACA
With You
Ficção Adolescente"Dulu gue emang cinta sama lo kak Aldi. Dulu gue emang sayang sama lo kak. Dan dulu gue emang berharap kalau lo punya perasaan yang sama kaya gue kak. Tapi itu semua dulu, dulu sebelum lo ngehancurin hati gue. Gue lebih baik mundur mulai dari sekara...
