Seperti pasir pantai,
aku mudah terbawa ombak menuju hamparan air asin yang begitu biru
Tapi saat ombak menerjang terlalu kuat, aku terhempas jauh di pelipir sampai pada akhirnya tiada ombak yang menjemputku.
Aku pun tertahan pada harapan
Seperti pasir gurun,
aku mudah terbawa angin yang lalu lalang
Tapi saat angin membawaku menjauh dari gurun,
tiada satu pun yang bisa membawaku pulang.
Aku pun terhenti pada kisah tanpa akhir
Tapi lain kisah saat aku menjadi batu.
Tiada yang bisa membawaku pada tempat tanpa tujuan.
Aku tak akan tau rasanya berlabuh pada impian akhir karena aku menjadi batu
