Di antara jutaan dirgantara membawa suka, ku lihat secercah cahaya.
Langit begitu biru
Mentari membawa irama
Begitupun bunga yang ikut menari
Aku berlari dengan ribuan tawa
Gila ?
Siapa peduli
Aku terhenti saat semuanya kembali, pada cahaya yang menanti
Ia yang ku tunggu, penantian diujung dunia
Semburat itu sangat apik
Mereka lenyap detik demi detik
Nafasku mulai berbentur
Mataku tak kunjung menutup
Tak ingin ku lewatkan sedetik pun perpisahan dengan cahaya
Hanya karena mentari mulai lelah bukan berarti aku ikut lenyap didalamnya
