Assalamualaikum Ikhwah fillah.
***
Part ini ana dedikasi kan special untuk mu ukhti @yuliianii.
🍂🍂🍂
Maaf
Kata yang kini ingin sang kelabu sampaikan
Maaf
Kata yang mungkin tak dapat menebus salah
Maaf
Kata yang tak bisa mengembalikan keadaan seperti sedia kala
Sang kelabu yang ceroboh
Sang kelabu yang tidak peka
Sang kelabu yang gaptek
Sang kelabu yang banyak kekurangan
Kemarin
Sang kelabu melupakan kata andai
Kemarin
Sang kelabu mencoba bangkit
Kemarin
Sang kelabu mencoba membuka lembar baru
Tapi sang kelabu lupa
Bila bahagia itu seperlunya saja
Bila sedih itu seperlunya saja
Bila sakit itu seperlunya saja
Bila nyaman itu seperlunya saja
Sang kelabu bukan Princes
Sang kelabu bukan cenayang
Sang kelabu juga bukan ahli teknologi
Tapi
Sang kelabu hanyalah seorang yang mencoba bangkit
Bangkit dari masalalu
Bangkit dari trauma
Bangkit dari keterpurukan
Sang kelabu mencoba kluar dari zona aman
Sang kelabu ingin seperti dulu
Bisa bersosialisasi sebelum kelam menyapa nya
Sang kelabu ingin hidup nya normal kembali
Maaf
Maafkan sang kelabu
Sungguh sang kelabu sayang padamu
Sang kelabu hanya ingin menolong mu
K
ini kata andai yang sang kelabu lupakan muncul kembali
Andai seperti ini
Andai seperti itu
Andai andai dan andai
Sungguh kini sesal memenuhi renungan hati
Sungguh jika bisa kembali sang kelabu akan memilih diam
Tapi diam bukan sifat sang kelabu
Karna sifat sang kelabu jauh dari kata diam
Sang kelabu perasa
Sang kelabu yang melankolis tapi tak suka hal romantis
Sang kelabu akan jadi egois jika mempunyai keinginan
Sang kelabu akan selalu meneteskan mutiara saat di sapa badai
Ya fulanah
Sang kelabu itu adalah aku.
🍂🍂🍂
Wassalamualaikum Ikhwah fillah.
Lampung, 10 januari 2018
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi
PuisiHanya sebuah coretan yang melintas d fikiran dan mengalir seperti air. Tak pernah sedikit pun berniat untuk menghentikan aliran itu. Bukan karena imajinasi yg melambung tinggi. Tapi karena Allah tak pernah berhenti memberikan nikmatnya.
