Hujan

295 16 2
                                        

Assalamualaikum Ikhwah fillah.

🌧️🌧️🌧️



Hujan
Rintik  mu melempar kan kenangan  kelabu
Bau tanah yang kau  basahi  mengingat kan bau anyir itu
Hawa dingin saat kau turun seperti hati ini

Hujan
Aku tak membenci mu
Tapi
Kenangan  itu

Bukan  kata andai , tapi ikhlas
Bukan kata jika, tapi sabar

Hujan
Hadir mu mengingatkan luka
Luka menganga  karna kelabu
Hadir mu mengulas  getir  bau anyir

Tapi
Hadir mu juga menyamarkan jejak
Jejak yang keluar dari kelopak mata
Hadir mu menyamarkan Lengkungan tipis yang tak sepenuhnya terukir

Hujan
Meski hadir mu mengingat kan sejuta kesakitan
Tapi
Aku tak bisa membenci dan tak boleh membenci mu

Hujan
Kadang aku bertanya
Sebesar apa ikhlas mu?
Seluas apa sabar  mu?
Pertanyaan yang sampai detik ini blm terjawab

Hujan
Bisakah  aku seperti mu?
Mencontoh ikhlas mu?
Meniru sabar mu?
Mampukah berdamai dengan kesakitan kelabu?
Kesakitan yang kembali ku ingat  saat kau hadir?

Hujan
Bisakah  kau membantu ku?
Membantu ku untuk ikhlas?
Membantu ku untuk sabar?
Membantu ku untuk berdamai?
Dari segala kesakitan kelabu


🌧️🌧️🌧️

Wassalamualaikum Ikhwah fillah.


Jangan biarkan kesakitan membelenggu diri kita.
Bangkit lah.
Karna akan ada awan cerah setelah hujan

Lampung, 5 januari 2018

Puisi Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang