Assalamualaikum Ikhwah fillah.
🍃🍃🍃
Kagum ku berawal dari tatap itu
Tajam seperti elang
Dan meneduhkan seperti senja
Mengagumi mu
Hanya mampu dalam diam
Menyebut namamu
Hanya mampu dalam diam
Memperhatikan tingkah mu
Hanya mampu dalam diam
Mendo'akan mu
Hanya mampu dalam diam
Mencari apa yang kamu suka
Hanya mampu dalam diam
Kagum ku bertahta
Lisan ku tak mampu berucap
Namun letupan itu sungguh luar biasa
Kagum ku berubah
Bermetamorfosis menjadi suka
Suka yang terlarang
Sebab suka fokus ku teralihkan
Bukan lagi Dia yang ku cinta
Bukan lagi Dia yang utama tapi kamu
Semula aku tak merasa
Tapi kesakitan yang datang mampu menampar ku
Diam diam
Dia menegur ku
Diam diam
Dia datang kan kesakitan
Kesakitan yang mematahkan asa ku
Aku jatuh
Dalam sadar aku coba merenung
Aku coba mengurai apa salah ku
Ternyata kagum dalam diam ku keliru
Kagum dalam diam ku hanya ada kamu
Hingga Dia menegur ku
Agar aku tau bahwa kamu hanya semu
Ikhlas coba ku genggam
Payah,,,,
Tapi perjalanan ini belum usai
Ini hanya kerikil
Aku harus tangguh
Tak boleh kenal kata menyerah
🍃🍃🍃
Wassalamua'alaikum Ikhwah fillah.
Hai,,,
Apa kabar semua?
Lama ya aku baru muncul 😆
Maafkan diriku yang tiba tiba gx mood buat bikin coretan
Mudah-mudahan kedepannya gak bakal males_males lagi😀
Salam sayang 😍
Lampung, 30 januari 2018
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi
ŞiirHanya sebuah coretan yang melintas d fikiran dan mengalir seperti air. Tak pernah sedikit pun berniat untuk menghentikan aliran itu. Bukan karena imajinasi yg melambung tinggi. Tapi karena Allah tak pernah berhenti memberikan nikmatnya.
