Temani Aku Hijrah

363 8 9
                                        


Assalamu'alaikum ikhwah fillah.

🌸🌸🌸


Aku tersesat.
Tersesat dalam fatamorgana dunia.  Hati kecilku berbisik semua ini salah. Tapi egoku selalu menang,
semakin terbuai dan terlena dengan bayangan semu.

Petir  menyambar hatiku saat virus merah jambu menjalar dihati.
Aku semakin tersesat, terkenang, dan terasingkan hingga aku mendengar kalam cinta ditengah kegelapan yang menyelimuti ku.

Aku menyusui jalan dan coba menemukan sumbernya.
Cahaya putih langsung menyergap retina mataku,
Aku jatuh bersimpuh dan tak terasa kelopak mataku menjadi sungai.

Seperti kaset yang diputar ulang,kenangan itu membuat hatiku tersayat.
Naluri ku tergerak. 
Aku harus bangkit.
Bukankah aku masih punya kertas putih.
Aku harus melukis kehidupan baru dan meninggalkan masalalu. 

Perjalanan panjang yang  aku jalani  terkadang  terasa membosankan.
Tapi naluri  ku berkata "berhenti lah jika lelah,  namun  jangan  kembali  dan menyerah."

Hingga di persimpangan  waktu. Takdir  menuntun ku datang  padamu.
Kau mengulurkan  tangan mu.
Bukan untuk menjadi guruku.
Namun menjadi tempat berbagi.  Kenyamanan yang tercipta membuatku bertahan. 
Bertahan menyusuri jalan baruku menuju kebaikan.

Sahabat ya kau ku anggap seperti itu. Satu pertanyaan ku,
Mau kah kau tetap  menemani  ku hijrah,,,,,  sekalipun  masalalu  ku  terlalu  kotor dan kelam?





🌸🌸🌸



Hai hai  apa kabar?
Aku kembali  membawa  sedikit  tulisan ....
Part  ini aku dedikasi kan khusus  buat  sahabat - sahabat  hijrah  aku yang gx mungkin  aku sebutin  satu-satu karna  banyak  banget,,,,
Selamat  ketemu  d part  selanjutnya


Wassalamu'alikum ikhwah fillah.

Puisi Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang