Assalamu'alaikum ikhwah fillah.
Buat part ini entah bisa di sebut puisi apa gak.
Yang jelas aku pengen mengenang hari ini.
Hari ini termasuk salah satu hari penting di perjalanan hidup aku.
Sekalipun aku gx yakin di part sebelumnya juga bisa d sebut puisi 😅😅.
💝💝💝
Dear Allah...
Trimakasih..
Tak pernah lelah mendengar segala adu ku,,
Entah apapun itu,,
Terkadang aku yang hampir putus asa,,
Putus asa dengan jalan takdir mu,,
Dear Allah,,
Hari ini kau Datang kan ia,,
Ia yang kau ketuk hatinya untuk melamar ku,,
Ia yang kau percaya untuk membimbing ku,,
Ia yang insyaallah menuntun ku ke SurgaMu,,
Aku paham,,
Jalan ini bru saja akan di mulai,,,
Belum,, belum permulaan,,
Tapi masih dalam tahap mantap kan niat atas takdir mu,,
Dear Allah,,
Trimakasih atas kanvas takdir mu,,
Kau pertemukan aku dan ia dalam satu garis takdir,,,
Untuk melukis keindahan dalam naungan mu,,
Keindahan haqiqi yang engkau ridhoi,,
Jika nanti tak dapat ku lukiskan keindahan dalam kanvas itu,,
Buat lah hati ku dan hatinya tetap bersabar,,
Bersabar akan hal apapun yang nanti akan menghampiri,,
Dear Allah,,,
Dengan Basmalah ia meminta ku untuk menjadi makmum nya,,
Dengan Basmalah ku terima ia yang kau ketuk hatinya,,,
Insyaallah lukisan ku dan lukisan nya d atas kanvas takdir akan berakhir hamdalah.
💝💝💝
Tambah kerto, pringsewu Lampung
Kamis, 4 juli 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi
PoetryHanya sebuah coretan yang melintas d fikiran dan mengalir seperti air. Tak pernah sedikit pun berniat untuk menghentikan aliran itu. Bukan karena imajinasi yg melambung tinggi. Tapi karena Allah tak pernah berhenti memberikan nikmatnya.
