Pairing : Eren x Levi
Genre : Drama, Slice of life, Shounen Ai, Boy x Boy, Yaoi, comedy.
Background Music : -
============ (4) ===========
(Levi's POV)
Kemudian, tak memakan waktu banyak aku telah mengganti pakaian ku dan bersiap untuk pergi menemuinya.
•
•
•
Kami pergi dengan sebuah mobil sedan pribadi milik Armin.
"Kita akan kemana? ", tanyaku
"Ke studio foto tempat Eren berada sekarang." balasnya sambil menyetir.
"Memangnya tidak mengganggu jika aku datang kesana? ", tanyaku lagi karena takut merasa terganggu.
"Tidak, mana mungkin mengganggu, lagi pula Eren sering sekali menceritakan tentangmu di saat sedang istirahat. " balasnya lagi dengan senyuman yang juga ia berikan.
("Eren banyak menceritakan tentangku? "), batinku.
Degup jantungku yang stabil tiba-tiba menjadi meningkat, entah perasaan canggung macam apa ini yang menyerang ku tiba-tiba.
"Eren selalu bersemangat sekali ketika menceritakan tentang masa kecil nya bersama anda, saat di ruang rias, belakang panggung, dimanapun... Eren selalu terlihat lebih energik ketika menyebut 'Levi-san'... Kupikir Levi-san adalah Sumber semangat bagi Eren. "
"... Dasar bocah itu... Berlebihan... "
Aku tidak tahu harus berkata apa setelah mendengar semua perkataan Armin temannya Eren.
•••
Tak lama tiba lah kami di depan sebuah gedung tinggi, di mana Eren berada sekarang.
Kemudian Armin menunjukan jalan menuju ruangan Eren sekarang, memang cukup jauh dan melelahkan untuk sampai ke tempatnya sekarang, tapi aku jadi bisa tahu apa yang dirasakan Eren agar bisa sampai kesini.
Dan sampailah di depan pintu ruang rias bertuliskan 'EJ-kun'.
Armin pun mengetuk lalu membukakan pintu nya, dan mempersilahkanku masuk.
"Eren, ada tamu... "
"Levi-san!!! ", panggil nya bersemangat.
Selain itu Eren langsung meemberiku pelukan sesaat.
"Aku akan keluar dulu.. ", ucap Armin tersenyum, lalu pergi.
"Kenapa kau memanggilku kemari? ", tanyaku heran.
"Tentu saja karena aku merindukanmu, Levi-san. Karena aku tidak bisa datang kerumahmu, jadi aku meminta Armin untuk membawamu kemari. " jawabnya dengan memasang senyum lebar tanpa keraguan.
Mengapa degup jantungku berdetak lebih kencang ketika mendengar jawabannya barusan, dan membuat wajahku serasa terbakar.
"Ano.. EJ-kun, anda perlu di rias lagi sebelum pemotretan. " kata salah satu seorang perias yang berada di dalam bersama kami.
"Ah! Ok!... Levi-san duduklah dulu selagi aku masih harus bersiap untuk pemotretan ", pintanya sambil tersenyum begitu bersemangat.
Aku pun menganggukan kepalaku mengiyakannya.
Selagi proses periasan masih berjalan, kami berbincang-bincang, dan kami saling melihat satu sama lain melalui kaca yang cukup lebar juga panjang.
"Kau ini, sudah tahu sibuk masih sempatnya mau bertemu denganku. " kataku sambil menyilangkan tangan di dada, dan kaki
"Rasa kangen itu tak dapat dihindari, lho. Lagi pula memangnya Levi-san tidak senang bertemu denganku? ", jawabnya dan melemparkan pertanyaan lagi padaku.
KAMU SEDANG MEMBACA
[ERERI] - Fortune Cookies - (Completed)
फैनफिक्शनOriginal Cover by : @inunekosukii/Lena Edited by : me !!!WARNING!!! ※ Mengandung OOC Berlebihan ※ Ketypoan + Bahasa Asing (?) ※ Kebaperan sesaat (?) ※ Boy x Boy / Yaoi / Shounen Ai ※ Hardcore (?) ? ▶E...
![[ERERI] - Fortune Cookies - (Completed)](https://img.wattpad.com/cover/134851935-64-k608436.jpg)