Original Cover by : @inunekosukii/Lena
Edited by : me
!!!WARNING!!!
※ Mengandung OOC Berlebihan
※ Ketypoan + Bahasa Asing (?)
※ Kebaperan sesaat (?)
※ Boy x Boy / Yaoi / Shounen Ai
※ Hardcore (?) ?
▶E...
Pairing : Eren x Levi Genre : Drama, Slice of life, Shounen Ai, Boy x Boy, Yaoi, comedy. Background Music : -
============ (2) ===========
(Levi's POV)
Hari ini aku mendapat cuti selama 2 hari, aku bisa menghabiskan waktuku di rumah tanpa dibebani pekerjaan, karena sebelumnya aku bekerja lembur selama berhari-hari hanya untuk menyelesaikan semuanya pekerjaanku dan memeriksa dokumen-dokumen penting.
Bagi maniak kebersihan sepertiku, bersih-bersih menjadi salah satu kegiatan yang paling kusukai. Terutama saat membersihkan sebuah bingkai foto yang terdapat fotoku dengan Eren kecilku ketika ia berulang tahun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
("Kau tampak begitu manis... Bagaimana kabarmu sekarang, Eren?"), ucapku sambil menatap wajah manis Eren kecilku yang ada di dalam bingkai foto yang ku pegang.
Setelah membersihkan seluruh ruangan di rumahku, aku beristirahat sejenak terlentang di atas kasur,
Dan tiba-tiba saja ponselku berdering karena notifikasi pesan.
"Helow, Levi~ enak ya kau dapat cuti, aku jadi iri (T▽T). Sangat membosankan tanpa mu, karena aku tidak bisa menjahilimu, ehehe... Just kidding *peace. Oh iya! Kau ingat kue yang waktu itu kita beli di toko yang cukup jauh itu? Fortune cookies itu lho... Kan waktu di rumah aku mencobanya satu, dan mendapat kertas bertuliskan 'Hadapi semuanya dengan kesabaran', kurasa itu sungguhan, karena banyak pekerjaan yang harus ku revisi lagi dengan teliti,kalau begini sih bisa-bisa lembur nanti... Sabar aku tuh... 😔 Bagaimana denganmu? Apa hadiah misterimu sudah datang? Hehehe, dari penggemar rahasia nih yee~ cihuyy 😏, sudah ya masih ada yang harus kuselesaikan disini, sampai jumpa nanti lagi, cebol *run. "
ㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡㅡ
"Sialan, bedebah itu beraninya dari jarak jauh. Awas nanti kau, Shitty glasses, akan ku hanjar kau. " gerutuku.
Seketika aku jadi teringat tulisan di lembaran kertas yang waktu itu kudapatkan, dan berpikir,
("Hadiah akan menantiku... Hadiah apa? Dari siapa? Bukannya aku sudah mendapatkannya? Kopi gratisan dari Hanji waktu itu apa?" )
"Tchㅡ... Kenapa juga aku harus memikirkan hal sebodoh itu, hanya lembaran kertas yang dimasukan ke kue oleh orang iseng. Dasar konyol ", celotehku sendiri.
*ㅡDING DONG*
Bel rumahku berbunyi, sepertinya seseorang datang.
("Tukang pos?" ), pikirku.
Kemudian aku beranjak dari tidurku, lalu menuju ke pintu masuk untuk melihat orang tersebut.
*ㅡDING DONG*
"Iya, sebentar! "
Ku bukakanlah pintu, dan menampakan sesosok pria tinggi, bersurai blonde dengan kacamata coklat ke hitamannya juga jaket dyna green-nya itu.
"... Cari siapa? ", tanyaku
"... " dia hanya terdiam menatapku dengan tatapan tak biasa.
"Maaf, tapi aku tidak punya banyak waktu untu berdiam diri di sini menunggumu berbicara, aku permisi ", cetusku sambil kembali melangkah ke belakang dan hendak menutup pintu sebelum akhirnya tertahan oleh tangannya.
"ㅡTunggu! "
"Oi! Kau mau apa?! " pintaku sambil berusaha menutup pintu yang tertahan oleh nya.
Tiba-tiba pria itu masuk dan segera menutup pintu, lalu memelukku dengan sangat erat.
"ㅡ!!! Hei! Lepaskan! "
"Found you... "
"ㅡ!!?... "
("Apa? ")
Seketika aku langsung kebingungan dan berusaha melepaskan pelukannya dan akhirnya terlepas.
"Finally we can meet again. ", katanya sambil tersenyum haru padaku.
"H-hah? Apa kita pernah bertemu? ", tanyaku penuh kebingungan dan rasa takut yang membuat ku perlahan melangkahkan kaki ku kebelakang.
"Syukurlah, aku masih bisa menemukan mu disini lagi... Akhirnya setelah 10 tahun ini... "
"ㅡMaafkan aku karena penampilan ku sampai-sampai Levi-san tak bisa mengenaliku... Ini aku. "
Kemudian, ia melepaskan warna surai rambutnya itu yang ternyata adalah sebuah wig, disusul kacamata yang kemudian memperlihatkan warna mata aslinya yang emerald nan indah juga familiar tersebut, dan nampaklah wajah yang kurindukan selama ini.
Selama 10 tahun ini...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.